IHSG Berpeluang Menguat Terbatas, Enam Saham Ini jadi Pilihan BNI Sekuritas
STOCKWATCH (JAKARTA) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) berpeluang besar mengalami penguatan terbatas pada perdagangan Selasa (13/12/2022). Potensi penguatan ini tercermin...
STOCKWATCH.ID STOCKWATCH (JAKARTA) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) berpeluang besar mengalami penguatan terbatas pada perdagangan Selasa (13/12/2022). Potensi penguatan ini tercermin dari candle morning star dan indikator oversold.
Namun, IHSG masih berada dalam trend bearish selama di bawah 6.890. Secara teknikal, indikator MACD bearish, stochastic oversold, di bawah support 6.891, candle morning star. Jika bisa ditutup harian di bawah 6.890, IHSG masih berpeluang koreksi dengan target 6.747 (tercapai), 6.683ย (tercapai) , 6.587. Jika Rebound, IHSG berpeluang menuju 6.820 (tercapai), 6.934, 6.980.
โLevel resistance pada perdagangan hari ini di rentang 6.826, 6.892, 6.934, 6.980, dengan support 6.776, 6.714, 6.683, 6.641. Perkiraan range berada di rentang 6.750 - 6.870,โ tulis Head of Technical Analyst Research BNI Sekuritas Andri Zakarias Siregar, Rabu (14/12).
Kemarin (13/12), bursa regional Asia Pasifik mencatat pergerakan yang variatif di tengah penantian rilis data inflasi Amerika Serikat. Beberapa bursa yang mencatat penguatan adalah IHSG, STI dan Hang Seng (seiring dengan rencana pelonggaran pembatasan Covid). Shenzen Index dan TSEC Weighted Index mengalami penurunan. Hari ini Jepang akan mengumumkan industrial production periode Oktober 2022.
Dari Amerika Serikat, Dow Jones Industrial Average mencatat kenaikan sebesar 0,30%, begitu juga dengan S&P 500 yang naik 0,73%. Sementara Nasdaq juga menguat sebesar 1,01%. Penguatan indeks terjadi setelah rilis data inflasi AS sebesar 7,1% year-on-year (YoY) dan 0,1% month-on-month (MoM) pada November 2022, di bawah ekspektasi. Bursa Eropa juga mengalami kenaikan, seperti DAX Performance Index dan CAC 40 yang masing-masing menguat 1,34% dan 1,42%. Hari ini Inggris akan mengumumkan inflasi untuk November 2022. Berikut enam saham rekomendasi BNI Sekuritas untuk perdagangan hari ini:
- AHAP Gelar Rights Issue 3,5 Miliar Saham, Asuransi Central Asia Serap 62,58%
- JakOne Mobile Berjaya, Bank Jakarta Sabet Penghargaan Digital Excellence Awards...
- Penjualan ICBP Capai Rp41,86 Triliun, Kenapa Laba Bersih Justru Susut 33% di Sem...
- Penjualan Indofood Tembus Rp65,53 Triliun, Tapi Laba Bersih Turun Gara-Gara Ini
- Telkom Cetak Laba Rp14,21 Triliun di Semester I 2026, Pendapatan Tembus Rp75,88...
- AHAP Gelar Rights Issue 3,5 Miliar Saham, Asuransi Central Asia Serap 62,58%
- Simak Top 5 Net Foreign Buy Sepekan: BBCA Jadi Incaran Investor Asing, TPIA Pimp...
- Kinerja IHSG Juli 2026 Menguat Tajam 10,51%, Investor Nikmati Reli Bursa
- JakOne Mobile Berjaya, Bank Jakarta Sabet Penghargaan Digital Excellence Awards...
- Penjualan ICBP Capai Rp41,86 Triliun, Kenapa Laba Bersih Justru Susut 33% di Sem...