IHSG Diprediksi Melemah, BNI Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ 6 Saham Ini
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) diperkirakan akan kembali melemah dalam perdagangan Jumat (14/3/2025). BNI Sekuritas memberikan rekomendasi e...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) diperkirakan akan kembali melemah dalam perdagangan Jumat (14/3/2025). BNI Sekuritas memberikan rekomendasi enam saham yang berpotensi cuan meski pasar dalam tekanan.
Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman, CFP, menyebut IHSG akan bergerak dalam rentang resistance 6.700-6.740 dan support 6.500-6.550. “IHSG hari ini akan mencoba melanjutkan pelemahannya setelah kemarin gagal menembus resistance 6.700, ditambah koreksi dalam pada pasar AS akibat pengenaan tarif dari Presiden Trump,” kata Fanny dalam riset pagi ini.
Pada penutupan perdagangan Rabu (13/3/2025), IHSG turun 17,627 poin atau 0,26% ke level 6.647,417. Investor asing tercatat melakukan aksi jual bersih (net sell) senilai Rp771 miliar. Saham-saham yang paling banyak dilepas oleh investor asing antara lain BMRI, BBRI, BBNI, BBCA, dan TLKM.
Meski IHSG diprediksi melemah, BNI Sekuritas tetap memberikan rekomendasi saham yang bisa menjadi peluang investasi. “Trading idea hari ini ada ANTM, PANI, MBMA, DEWA, NCKL, dan JPFA,” ujar Fanny.
Berikut adalah rekomendasi enam saham dari BNI Sekuritas:
- Direktur ISAT Irsyad Sahroni Borong 1 Juta Saham Senilai Rp1,92 Miliar
- Hasil Investasi Maximus Insurance Tertekan Volatilitas Pasar di Semester I 2026
- IHSG Pagi Ini Naik 21,717 Poin, Mayoritas Saham Menghijau
- NIRO Bakal Lepas Salah Satu Lini Usaha Entitas Anak, Ini Tujuannya
- BEI Hentikan Perdagangan Saham BAJA Usai Harga Melonjak 88,81%
- Direktur ISAT Irsyad Sahroni Borong 1 Juta Saham Senilai Rp1,92 Miliar
- IHSG Pagi Ini Naik 21,717 Poin, Mayoritas Saham Menghijau
- NIRO Bakal Lepas Salah Satu Lini Usaha Entitas Anak, Ini Tujuannya
- Hasil Investasi Maximus Insurance Tertekan Volatilitas Pasar di Semester I 2026
- BEI Hentikan Perdagangan Saham BAJA Usai Harga Melonjak 88,81%
- IHSG Berpeluang Koreksi Jangka Pendek, Intip 6 Saham Pilihan BNI Sekuritas Hari...
- Harga Emas Dunia Melandai, Investor Pantau Risiko Inflasi dan Timur Tengah
- Diplomasi Trump ke Iran Bikin Harga Minyak Anjlok 4,5%, Bursa Saham Eropa Parkir...
- Harga Minyak Dunia Anjlok Usai Trump Batalkan Serangan ke Iran
- Stock Futures Wall Street Naik Tipis Usai Dow Jones Cetak Rekor Tertinggi