Kebut Proyek BTS dan Fiber Optic, Bali Tower (BALI) Bukukan Laba Rp51,96 Miliar di Kuartal I 2026
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Bali Towerindo Sentra Tbk (BALI) sukses membukukan laba bersih periode berjalan sebesar Rp51,96 miliar pada kuartal I 2026. Pencapaian ini tumbuh 6,06% dibandingkan Rp48,9...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Bali Towerindo Sentra Tbk (BALI) sukses membukukan laba bersih periode berjalan sebesar Rp51,96 miliar pada kuartal I 2026. Pencapaian ini tumbuh 6,06% dibandingkan Rp48,99 miliar pada periode yang sama tahun 2025.
Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian per 31 Maret 2026 yang dirilis Selasa (28/4/2026), pendapatan usaha BALI mencapai Rp308,11 miliar. Capaian ini naik tipis 0,55% dari Rp306,43 miliar pada kuartal I 2025.
Lini bisnis komunikasi data, internet, televisi kabel, dan jasa VSAT RTGS menjadi kontributor utama pendapatan. Segmen ini menyumbang Rp169,05 miliar. Sementara itu, pendapatan dari penyewaan menara dan jaringan berkontribusi sebesar Rp139,06 miliar.
Perseroan mencatatkan beberapa pelanggan besar dengan kontribusi pendapatan di atas 10%. Pelanggan tersebut antara lain Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi DKI Jakarta, PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (EXCL), PT Indosat Tbk (ISAT), dan Kuasa Pengguna Anggaran BAKTI.
Dari sisi biaya, beban pokok pendapatan BALI terkendali di angka Rp148,79 miliar. Beban usaha Perseroan tercatat sebesar Rp25,92 miliar. Adapun beban keuangan mencapai Rp67,01 miliar pada tiga bulan pertama tahun ini.
- Wall Street Menghijau di Akhir Juli, Saham Amazon Terbang 15%
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- Laba ABMM Melonjak 41,9% Jadi USD39,4 Juta di Semester I 2026, Ini Penopangnya
- Wall Street Menghijau di Akhir Juli, Saham Amazon Terbang 15%
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro