Ubah Strategi Bisnis, Lancartama Sejati (TAMA) Batalkan Rencana Jual Aset
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ PT Lancartama Sejati Tbk (TAMA) memutuskan membatalkan rencana divestasi atau penjualan aset perusahaan. Keputusan ini disampaikan manajemen melalui laporan informasi atau fa...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ PT Lancartama Sejati Tbk (TAMA) memutuskan membatalkan rencana divestasi atau penjualan aset perusahaan. Keputusan ini disampaikan manajemen melalui laporan informasi atau fakta material kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat (12/6/2026).
Sebelumnya, emiten yang bergerak di bidang jasa konstruksi serta penyewaan ruang kantor dan hunian ini sempat mengumumkan rencana transaksi tersebut. Pengumuman awal telah disampaikan melalui keterbukaan informasi pada 7 Mei 2026 dan 11 Juni 2026.
Sekretaris Perusahaan TAMA, Destry Sianturi, menjelaskan pembatalan ini merupakan hasil dari pertimbangan internal terbaru. Manajemen menilai perlu adanya pendalaman lebih lanjut sebelum mengeksekusi aksi korporasi tersebut.
โPerseroan memutuskan untuk membatalkan rencana Transaksi. Keputusan tersebut diambil sehubungan dengan adanya penyesuaian dan kajian lebih lanjut terkait rencana Transaksi dimaksud,โ tulis Sianturi dalam suratnya, dikutip Sabtu (13/6/2026).
Seiring dengan pembatalan rencana divestasi, agenda Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) juga ikut berubah. Awalnya, TAMA berencana menggelar RUPSLB untuk meminta restu pemegang saham terkait penjualan aset ini, sebagaimana diatur dalam POJK 17/2020. Namun, rencana pertemuan tersebut kini ditiadakan sejalan dengan berhentinya rencana transaksi.
- Mitra International (MIRA) Jual Aset Rp55 Miliar, Likuiditas dan Modal Kerja Men...
- OJK: Pasar Modal Indonesia Mulai Masuk Fase Pemulihan di Awal Triwulan III 2026
- Menkeu Purbaya: Ekonomi RI Triwulan II 2026 Diprakirakan Tetap Tumbuh Kuat, Ini...
- WOMF Serap 100% Dana Obligasi Rp779,52 Miliar untuk Pembiayaan Konsumen
- IHSG Sesi I Menguat 0,57% ke 6.270,155, Saham BBCA dan UNVR Pimpin Penguatan
- Mitra International (MIRA) Jual Aset Rp55 Miliar, Likuiditas dan Modal Kerja Men...
- OJK: Pasar Modal Indonesia Mulai Masuk Fase Pemulihan di Awal Triwulan III 2026
- IHSG Sesi I Menguat 0,57% ke 6.270,155, Saham BBCA dan UNVR Pimpin Penguatan
- Menkeu Purbaya: Ekonomi RI Triwulan II 2026 Diprakirakan Tetap Tumbuh Kuat, Ini...
- WOMF Serap 100% Dana Obligasi Rp779,52 Miliar untuk Pembiayaan Konsumen
- Harga Emas Dunia Melandai, Investor Pantau Risiko Inflasi dan Timur Tengah
- IHSG Berpeluang Koreksi Jangka Pendek, Intip 6 Saham Pilihan BNI Sekuritas Hari...
- Diplomasi Trump ke Iran Bikin Harga Minyak Anjlok 4,5%, Bursa Saham Eropa Parkir...
- Harga Minyak Dunia Anjlok Usai Trump Batalkan Serangan ke Iran
- Stock Futures Wall Street Naik Tipis Usai Dow Jones Cetak Rekor Tertinggi