United Tractors Bukukan Laba Rp9,5 Triliun di Semester I 2024

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT United Tractors Tbk (UNTR) membukukan pendapatan bersih Rp64,5 triliun pada semester I 2024. Hasil ini turun 6% dari pendapatan bersih UNTR sebesar Rp68,7 triliun pada sem...

United Tractors Bukukan Laba Rp9,5 Triliun di Semester I 2024
Bacakan Artikel

Sampai dengan bulan Juni tahun 2024, PAMA membukukan pendapatan bersih sebesar Rp27,9 triliun, naik 15% dari Rp24,3 triliun pada periode yang sama tahun 2023. PAMA mencatat peningkatan volume pekerjaan pemindahan tanah (overburden removal) sebesar 13% dari 521 juta bcm menjadi 590 juta bcm dan peningkatan volume produksi batu bara untuk para kliennya sebesar 18% dari 59 juta ton menjadi 70 juta ton, dengan rata-rata stripping ratio sebesar 8,5x turun dari 8,8x.

ย 

Berikut, segmen usaha Pertambangan Batu Bara dijalankan oleh PT Tuah Turangga Agung (TTA). Sampai dengan bulan Juni tahun 2024, total penjualan batu bara mencapai 7,5 juta ton (termasuk 1,6 juta ton batu bara kokas), meningkat 17% dibandingkan semester pertama tahun 2023. Pendapatan bersih segmen usaha Pertambangan Batu Bara turun sebesar 23% dibandingkan periode yang sama di tahun 2023 dari Rp20,1 triliun menjadi Rp15,5 triliun karena turunnya rata-rata harga jual batu bara

Sementara itu, segmen usaha Pertambangan Emas dan Mineral Lainnya mencatatkan peningkatan pendapatan sebesar 37% menjadi Rp4,4 triliun, yang sebagian besar disebabkan oleh peningkatan harga jual rata-rata emas sebesar 17% (dari USD1.935 per ons menjadi USD2.260 per ons).

Segmen usaha Pertambangan Emas dioperasikan oleh PT Agincourt Resources (PTAR) dan PT Sumbawa Jutaraya (SJR). PTAR mengoperasikan tambang emas Martabe di Sumatera Utara. Hingga Juni 2024, total penjualan setara emas 110 ribu ons, sedikit meningkat dibandingkan tahun lalu. SJR mengoperasikan konsesi tambang emas di Pulau Sumbawa, Nusa Tenggara Barat yang telah mulai berproduksi pada akhir semester pertama 2024 dan diharapkan dapat mulai mencatatkan penjualan emas di semester kedua tahun 2024.

Adapun segmen usaha Pertambangan Nikel Perseroan terdiri dari PT Stargate Pasific Resources (SPR) yang baru saja diakuisisi dengan kepemilikan mayoritas pada bulan Desember 2023 dan Nickel Industries Limited (NIC) yang diakuisisi pada bulan September 2023 dengan kepemilikan sebesar 19,99%.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: