back to top

Rajin Belanja Saham, Bos Roda Vivatex (RDTX) Kini Kuasai 42,50% Saham

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Sutiadi Widjaja, pemegang saham pengendali PT Roda Vivatex Tbk (RDTX) aktif membelanjakan saham emiten pengembangan dan pengelolaan properti tersebut tersebut melalui Bursa Efek Indonesia. Terkini, Sutiadi Widjaja membeli 100.100 lembar saham RDTX pada tanggal 23 Februari 2026.

Berdasarkan laporan perubahan kepemilikan saham yang disampaikan  ke BEI, Selasa 24 Februari 2026, Sutiadi Widjaja membeli saham RDTX pada harga Rp16.000 per lembar sehingga menghabiskan dana sebesar Rp1,6 miliar.

Tujuan pembelian saham RDTX  oleh Sutiadi Widjaja  adalah untuk investasi dengan status kepemilikan langsung di saham emiten properti tersebut.Setelah pembelian  tersebut, kepemilikan saham Sutiadi Widjaja  terhadap RDTX meningkat menjadi 114.259.300 unit atas setara dengan 42,50% dari sebelumnya sebanyak 114.159.200 unit atau setara dengan 42,47% saham.

Sekedar informasi, PT Roda Vivatex Tbk (RDTX) didirikan pada tahun 198 dan bergerak di bidang properti. Bermula dari produsen kain polyester pada tahun 1983. Seiring dengan berkembangnya perusahaan, permintaan ekspor pun semakin meningkat. Perseroan kemudian melakukan IPO pada Mei 1990.

Sementara fokus pada bisnis tekstil, anak perusahaan ini fokus pada sektor properti sejak 2002, dimulai dari penyewaan gedung perkantoran, Menara Bank Danamon. Kemudian anak usaha RDTX membangun gedung perkantoran pada  2007 yaitu Menara Standard Chartered. Pada tahun 2014, PT Roda Vivatex Tbk menutup pabrik tekstilnya dan juga mulai fokus pada bisnis properti. (konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Gelar Right Issue 6,1 Miliar Saham, Widodo Makmur Unggas Minta Restu RUPS

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Widodo Makmur Unggas Tbk (WMUU) berencana...

HKMU Buka Suara Soal UBO, Klaim Tak Lagi Punya Pengendali

STOCKWATCH.ID, JAKARTA – PT HK Metals Utama Tbk (HKMU)...

Wanteg Sekuritas Disuspensi, Ini Penjelasan BEI soal Nasib Investor

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) secara resmi...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru