Ramai Isu PBSA Mau Diakuisisi Sinar Mas, Ini Penjelasan Manajemen
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ Manajemen PT Paramita Bangun Sarana Tbk (PBSA) akhirnya buka suara terkait kabar akuisisi oleh Sinar Mas Group. Isu ini sempat memicu tanda tanya besar di kalangan investor p...
"Sinar Mas dalam hal ini adalah klien utama kami ya, tetapi kami murni adalah cuma jasa konstruksi terhadap usaha-usaha daripada PT SMART Tbk. Jadi saya rasa kita tidak ada pembicaraan, apalagi dihubungkan dengan akuisisi. Ini sepertinya di luar jangkauan kami, Pak, terlalu besar untuk kami," jelas manajemen.
Isu akuisisi ini kembali ditekankan kepada pihak investor yang hadir. Manajemen kembali menegaskan posisi perusahaan yang tidak sedang dalam proses pendekatan bisnis untuk dijual.
"Sinar Mas itu kayaknya kebesaran Pak buat kami Pak. Saya apa tidak ada ada namanya pendekatan kepada bisnis akuisisi," tambahnya lagi.
Selain rumor akuisisi, muncul pertanyaan mengenai status PBSA sebagai kontraktor infrastruktur tetap bagi grup tersebut. Manajemen memastikan Sinar Mas Group merupakan pemberi kerja utama atau anchor customer. Namun, posisi tersebut tidak lantas merubah status perusahaan menjadi bagian dari grup tersebut.
"Oh tidak ada pembicaraan ke sana, Pak. Jadi kami murni adalah rekanan mereka, bukan rekanan lah jadi Sinar Mas adalah salah satu bowheer kami yang utama lah gitu, anchor customer kami lah Pak gitu," tegas pihak manajemen.
- BEI Beberkan Pipeline Terbaru!
- AHAP Gelar Rights Issue 3,5 Miliar Saham, Asuransi Central Asia Serap 62,58%
- JakOne Mobile Berjaya, Bank Jakarta Sabet Penghargaan Digital Excellence Awards...
- Penjualan ICBP Capai Rp41,86 Triliun, Kenapa Laba Bersih Justru Susut 33% di Sem...
- Penjualan Indofood Tembus Rp65,53 Triliun, Tapi Laba Bersih Turun Gara-Gara Ini
- MK Kabulkan Uji Materi UU APBN, Anggaran MBG Harus Dipisahkan dari Dana Pendidik...
- MK Sidangkan Gugatan Patriot Bond, Investor Kebal Pidana Dipersoalkan
- TransNusa Buka Rute Baru Lampung ke Kuala Lumpur dan Jakarta Mulai Agustus 2026
- BEI Beberkan Pipeline Terbaru!
- AHAP Gelar Rights Issue 3,5 Miliar Saham, Asuransi Central Asia Serap 62,58%