STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) mengakhiri perjalanan di tahun 2025 dengan hasil positif. Pada perdagangan Selasa (30/12/2025), indeks kebanggaan pasar modal Indonesia ini ditutup menguat tipis 2,682 poin atau naik 0,03%.
IHSG kini bertengger di posisi 8.646,938. Angka ini meningkat dari penutupan sebelumnya pada Senin (29/12/2025) di level 8.644,256. Data perdagangan menunjukkan sebanyak 346 saham naik, 317 saham turun, dan 146 saham tidak bergerak.
Meskipun indeks menguat, investor asing melakukan aksi jual bersih (net foreign sell). Nilainya mencapai Rp888,53 miliar di pasar reguler. Pergerakan ini terjadi di tengah lesunya bursa saham Amerika Serikat atau Wall Street.
Indeks Dow Jones Industrial Average tercatat melemah 0,63% ke level Rp48.063,29. S&P 500 juga turun 0,74% ke posisi Rp6.845,50. Sementara itu, indeks Nasdaq tergelincir 0,76% ke level Rp23.241,99.
Teknikal Analis BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS), Reza Diofanda, memberikan ulasan dalam laporan riset terbaru hari ini. Ia memprediksi IHSG masih memiliki peluang melanjutkan penguatan. “Secara teknikal, IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatan,” ujarnya. Target hambatan terdekat (resistance) berada di area 8.660 dengan dukungan (support) di level 8.610.
Optimisme awal tahun muncul seiring semangat ekonomi baru. Pernyataan Menteri Purbaya terkait outlook 2026 menjadi katalis positif bagi pasar. Pelaku pasar kini sedang mencermati rilis data S&P Global Manufacturing PMI Indonesia.
Untuk perdagangan hari ini, BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan saham – saham berikut:
1.BBCA – BUY
Pergerakan harga saham BBCA saat ini masih memiliki trend yang cenderung bearish. Namun pada perdagangan terakhir nampaknya mampu untuk bertahan diatas support disertai dengan akumulasi. Potensi terdekat jika terjadi rebound akan menguat menuju level Rp8250 –8450.
2.BUMI – BUY
Pergerakan saham BUMI masih cenderung bullish secara trend. Saat ini, harga sedang pullback dengan support di Rp 354 – 362. Selama berada diatas level tersebut, maka ada potensi penguatan dengan target resistance terdekat pada level 376 – 384.
3.HUMI – BUY
Pergerakan saham HUMI memiliki trend yang bullish. Saat ini, harga mampu menembus level resistance sebelumnya di 242 dengan volume yang meningkat. Selanjutnya HUMI mempunyai potensi lanjutan penguatan hingga level Rp 278 – 300
4.PRDA – SELL
Pergerakan saham PRDA masih dalam trend yang bearish. Terakhir, PRDA kembali melemah sebesar -0,86% dan breakdown dari level supportnya di 2340. Volume penjualan yang meningkat berpotensi untuk kembali melemah menuju support selanjutnya di Rp 2270.
