Ramayana Lestari (RALS) Siap Alihkan 203.513.800 Lembar Saham Hasil Buyback ke Pengendali
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Manajemen PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS) mengumumkan, pihaknya berencana untuk mengalihkan sebanyak 203.513.800 lembar saham hasil pembelian kembali (tresuri) kepada...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Manajemen PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS) mengumumkan, pihaknya berencana untuk mengalihkan sebanyak 203.513.800 lembar saham hasil pembelian kembali (tresuri) kepada pemegang saham pengendali Perseroan yakni, PT Ramayana Makmursentosa.
Direktur Utama RALS Andreas Lesmana dalam keterbukaan informasi, Jumat 27 Februari 2026 mengatakan, pengalihan atau penjualan saham tresuri akan dilakukan Perseroan kepada Ramayana Makmursentosa di luar bursa efek.
“Pelaksanaan transaksi akan dilakukan 14 hari setelah keterbukaan informasi ini yaitu mulai tanggal 27 Maret 2026,” tulis Andreas dalam laporannya.
Sebelumnya, RALS melakukan pembelian kembali atau buyback saham sebanyak 203.513.800 lembar pada tanggal 21 Agustus 2015 -24 November 2015. Adapun pembelian saham RALS tersebut berdasarkan pada SE OJK NO 22/SEOJK.04/2015 (Kondisi Lain Sebagai Kondisi Pasar Yang Berfluktuasi Secara Signifikan).
Seperti diketahui, PT Ramayana Makmursentosa adalah pemegang saham utama atau pengendali Perseroan (RALS) yang bergerak di bidang real estat yang dimiliki sendiri atau yang disewakan, arena bermain, hotel bintang dan fasilitas lapangan.
- KB Bank Siapkan Rp1,13 Triliun untuk Lunasi Obligasi Jatuh Tempo
- RUPST ICON Putuskan Tak Bagikan Dividen Tahun 2025
- MDIA Buka Suara soal Volatilitas Saham, Ungkap VIVA Alihkan 1 Miliar Saham
- Kabar Duka, Komisaris Independen BRMS Kanaka Puradiredja Meninggal Dunia
- Samuel Sekuritas Tambah Kepemilikan di NSSS Jadi 25,18% Usai Transaksi Repo
- RUPST ICON Putuskan Tak Bagikan Dividen Tahun 2025
- MDIA Buka Suara soal Volatilitas Saham, Ungkap VIVA Alihkan 1 Miliar Saham
- Kabar Duka, Komisaris Independen BRMS Kanaka Puradiredja Meninggal Dunia
- KB Bank Siapkan Rp1,13 Triliun untuk Lunasi Obligasi Jatuh Tempo
- WOMF Serap 100% Dana Obligasi Rp779,52 Miliar untuk Pembiayaan Konsumen
- IHSG Berpeluang Koreksi Jangka Pendek, Intip 6 Saham Pilihan BNI Sekuritas Hari...
- Harga Emas Dunia Melandai, Investor Pantau Risiko Inflasi dan Timur Tengah
- Diplomasi Trump ke Iran Bikin Harga Minyak Anjlok 4,5%, Bursa Saham Eropa Parkir...
- NIRO Bakal Lepas Salah Satu Lini Usaha Entitas Anak, Ini Tujuannya
- Harga Minyak Dunia Anjlok Usai Trump Batalkan Serangan ke Iran