STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Lioe Cu Ling, Direktur PT Indospring Tbk (INDS), melakukan aksi jual saham (divestasi) di tengah lonjakan harga saham perseroan pada 12-13 Februari 2026. Total dana yang diraup dari pelepasan 90 ribu saham tersebut mencapai Rp170,7 juta.
Berdasarkan laporan kepemilikan saham yang dirilis Rabu (18/2/2026), transaksi pertama dilakukan pada Kamis, 12 Februari 2026. Lioe Cu Ling menjual 60 ribu unit saham dengan harga Rp1.740 per lembar. Nilai transaksi pertama ini tercatat sebesar Rp104,4 juta.
Pada hari transaksi pertama tersebut, harga saham INDS terbang 25% dan ditutup di level Rp1.775 per saham atau menyentuh batas auto rejection atas (ARA). Harga jual Direktur INDS sebesar Rp1.740 berada di bawah harga penutupan hari itu.
Aksi divestasi berlanjut pada Jumat, 13 Februari 2026. Lioe Cu Ling melepas 30 ribu unit saham dengan harga Rp2.210 per lembar. Nilai transaksi kedua ini mencapai Rp66,3 juta.
Harga jual pada hari kedua tersebut tepat berada di posisi harga penutupan pasar. Pada hari itu, saham INDS kembali melesat 24,51% ke level Rp2.210 dan masuk dalam jajaran top gainers.
Pelepasan saham ini membuat porsi kepemilikan Lioe Cu Ling di INDS berkurang signifikan. Sebelum transaksi, ia mengantongi 164.500 unit saham atau setara 0,0025% hak suara.
Setelah aksi jual, kepemilikannya tersisa 74.500 unit saham. Porsi hak suaranya kini tinggal 0,0011%. Status kepemilikan saham ini bersifat langsung.
“Tujuan transaksi adalah divestasi,” tulis Lioe Cu Ling SE dalam laporan keterbukaan informasi yang diunggah di laman Bursa, Rabu (18/2/2026).
Pihak bursa mencatat aktivitas perdagangan INDS sangat aktif dalam dua hari tersebut. Pada Kamis (12/2/2026), nilai transaksi INDS mencapai Rp127,97 miliar dengan volume 76,44 juta saham. Sementara pada Jumat (13/2/2026), nilai transaksi meningkat menjadi Rp174,5 miliar dengan volume 81,78 juta lembar saham.
