Saham Teknologi dan Chip Berguguran, Tiga Indeks Wall Street Parkir di Zona Merah

STOCKWATCH.ID (NEW YORK) โ€“ Bursa saham Amerika Serikat atau Wall Street ditutup melemah pada akhir perdagangan Kamis sore (16/7/2026) waktu setempat atau Jumat pagi (17/7/2026) WIB. Aksi jual saham te...

Saham Teknologi dan Chip Berguguran, Tiga Indeks Wall Street Parkir di Zona Merah
Bacakan Artikel

STOCKWATCH.ID (NEW YORK) โ€“ Bursa saham Amerika Serikat atau Wall Street ditutup melemah pada akhir perdagangan Kamis sore (16/7/2026) waktu setempat atau Jumat pagi (17/7/2026) WIB. Aksi jual saham teknologi menjadi penyebab utama pelemahan pasar. Sentimen negatif ini menutupi laporan laba perusahaan yang sebenarnya tampil cukup solid.

Mengutip CNBC, indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) di Bursa Efek New York turun 105,67 poin atau 0,20% ke level 52.552,97. Indeks S&P 500 (SPX) juga melemah 0,51% dan berakhir di posisi 7.533,77. Sementara itu, indeks komposit Nasdaq (IXIC) yang didominasi saham teknologi, anjlok 1,47% menjadi 25.881,95.

Sektor semikonduktor atau produsen chip menjadi beban terberat bagi indeks Nasdaq dan S&P 500. Saham Taiwan Semiconductor (TSMC) turun lebih dari 2% meskipun laporan keuangan kuartal kedua mereka melampaui ekspektasi. Investor merespons negatif langkah perusahaan menaikkan perkiraan pengeluaran modal tahun ini menjadi antara 60 miliar USD hingga 64 miliar USD.

Pelemahan ini merembet ke saham chip lainnya. VanEck Semiconductor ETF (SMH) merosot hampir 4%. Saham Arm Holdings, Micron Technology, dan Advanced Micro Devices (AMD) masing-masing anjlok lebih dari 5%. Saham Broadcom juga turun 5%, sementara saham SK Hynix yang tercatat di bursa AS rontok lebih dari 13%.

Saham Alphabet ikut terseret turun lebih dari 4%. Kabarnya, raksasa teknologi ini menunda peluncuran model kecerdasan buatan (AI) paling kuat milik mereka, Gemini 3.5 Pro. Saham-saham raksasa lain seperti Meta Platforms, Nvidia, dan Amazon juga terparkir di zona merah pada penutupan kali ini.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: