Saham TIFA Makin 'Korea': KDB Bungkus Habis Porsi DSU, Kini Kuasai 92,5%
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Korea Development Bank (KDB) menambah kepemilikan saham pada PT KDB Tifa Finance Tbk (TIFA). Bank asal Korea Selatan ini membeli seluruh porsi saham milik PT Dwi Satrya Utama...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Korea Development Bank (KDB) menambah kepemilikan saham pada PT KDB Tifa Finance Tbk (TIFA). Bank asal Korea Selatan ini membeli seluruh porsi saham milik PT Dwi Satrya Utama (DSU).
Transaksi jual beli saham ini berlangsung pada 30 Juli 2026. Aksi korporasi tersebut mengubah susunan pemegang saham perusahaan pembiayaan ini secara signifikan.
Sebelum transaksi, KDB merupakan pemegang saham pengendali dengan kepemilikan 2.752.920.825 saham. Jumlah ini setara 77,5% dari total modal ditempatkan dan disetor perusahaan. Sementara itu, DSU menggenggam 532.707.259 saham atau 15,0%. Porsi masyarakat tercatat sebesar 266.584.916 saham atau 7,5%.
Setelah transaksi tuntas, kepemilikan KDB melonjak menjadi 3.285.628.084 saham. Kini, KDB menguasai 92,5% saham TIFA. Porsi saham milik masyarakat tidak mengalami perubahan, yakni tetap 7,5%. DSU sudah tidak lagi tercatat sebagai pemegang saham perusahaan.
Corporate Secretary TIFA, Dwi Indriyanie menjelaskan transaksi ini merupakan bagian dari kesepakatan lama. Langkah ini adalah tindak lanjut dari proses akuisisi perusahaan beberapa tahun lalu.
“Jual beli saham ini sebagai pemenuhan ketentuan Perjanjian Pengikatan Jual Beli Saham sehubungan dengan Pengambilalihan PT KDB Tifa Finance Tbk oleh Korea Development Bank di tahun 2020,” tulis Dwi dalam laporan keterbukaan informasi, Kamis (30/7/2026).
Dwi memastikan perubahan struktur pemilik saham ini tidak membawa dampak negatif bagi emiten. Aktivitas bisnis perusahaan tetap berjalan normal seperti biasa.
“Informasi atau Fakta Material yang diungkapkan tidak memiliki dampak yang bersifat material yang dapat mempengaruhi kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan dan kelangsungan usaha Perseroan,” ujar Dwi.