Seirama dengan Gubernur Jakarta, Bank DKI Pastikan Data dan Dana Nasabah Aman
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Bank DKI memastikan dana dan data nasabah tetap aman meskipun layanan sempat mengalami gangguan. Direktur Utama Bank DKI, Agus H Widodo, menegaskan bahwa seluruh informasi da...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Bank DKI memastikan dana dan data nasabah tetap aman meskipun layanan sempat mengalami gangguan. Direktur Utama Bank DKI, Agus H Widodo, menegaskan bahwa seluruh informasi dan dana nasabah tidak terdampak selama proses pemulihan sistem.
"Bank DKI menjunjung tinggi prinsip kehati-hatian serta memahami pentingnya menjaga kepercayaan yang telah diberikan oleh para nasabah, oleh karena itu kami berkomitmen untuk terus memberikan layanan terbaik dengan memastikan seluruh informasi dan dana nasabah tetap aman dan terlindungi," ujar Agus.
Bank DKI juga terus melakukan percepatan agar seluruh layanan bisa kembali normal dan segera digunakan oleh nasabah.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menanggapi gangguan pada aplikasi JakOne Mobile. Ia memastikan dana nasabah Bank DKI dalam kondisi aman.
Bank DKI telah memulai proses pemulihan layanan secara bertahap. Layanan ATM Off-Us sudah kembali beroperasi sejak Senin, 7 April 2025. Seluruh fungsi ATM, termasuk transfer antar bank dan pembayaran tagihan, kini dapat digunakan kembali secara normal.
- Wall Street Menghijau di Akhir Juli, Saham Amazon Terbang 15%
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- Laba ABMM Melonjak 41,9% Jadi USD39,4 Juta di Semester I 2026, Ini Penopangnya
- Wall Street Menghijau di Akhir Juli, Saham Amazon Terbang 15%
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro