Semen Indonesia Bukukan Laba Rp866 Miliar per Juni 2023
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) membukukan laba Rp866,23 miliar (Rp128 per saham) pada Januari-Juni 2023, tumbuh 3,1% jika dibandingkan Rp840,1 miliar (Rp141 per saham) pada p...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) membukukan laba Rp866,23 miliar (Rp128 per saham) pada Januari-Juni 2023, tumbuh 3,1% jika dibandingkan Rp840,1 miliar (Rp141 per saham) pada periode yang sama 2022.
Berdasarkan laporan keuangan per Juni 2023 yang dipublikasikan Kamis (3/8), pendapatan emiten beraset Rp79,44 triliun per Juni 2023 itu naik 1,98% jadi Rp17,03 triliun pada Januari-Juni 2023 dari Rp16,7 triliun pada Januari-Juni 2022.
Penyumbang terbesar pendapatan SMGR pada semester I 2023 dari penjualan semen yakni sebesar Rp13,02 triliun. Disusul terak sebesar Rp1,55 triliun, produk beton jadi dan siap pakai sebesar Rp766 miliar dan lainnya.
Kenaikan pendapatan disertai peningkatan beban pokok pendapatan (BPP) SMGR sebesar 5,86% jadi Rp12,6 triliun pada Januari-Juni 2023, dari Rp11,9 triliun pada periode sama 2022. Akibatnya, laba kotor SMGR merosot 7,7% jadi Rp4,41 triliun pada Januari-Juni 2023, dibanding Rp4,78 triliun pada Januari-Juni 2022.
Setelah dikurangi beban usaha dan beban lain-lain, emiten BUMN semen itu meraih laba sebelum pajak sebesar Rp1,3 triliun pada Januari-Juni 2023, turun 2,99% dibanding Rp1,34 triliun pada Januari-Juni 2022.
- Laba Bersih AVIA Tembus Rp938 Miliar, Naik 20,7% pada Semester I 2026
- Tunggal Jaya Investama Borong 1,6 Juta Saham IMPC di Atas Harga Pasar
- Mayoritas Bursa Saham Asia Parkir di Zona Merah, Nikkei Anjlok 2,5%
- IHSG Ditutup Naik 0,75% ke Level 6.449,830, Saham BYAN Melejit 19,97%
- Suspensi Dibuka, Saham BAJA Kembali Diperdagangkan 19 Agustus 2026
- Tunggal Jaya Investama Borong 1,6 Juta Saham IMPC di Atas Harga Pasar
- IHSG Ditutup Naik 0,75% ke Level 6.449,830, Saham BYAN Melejit 19,97%
- Suspensi Dibuka, Saham BAJA Kembali Diperdagangkan 19 Agustus 2026
- Laba Bersih AVIA Tembus Rp938 Miliar, Naik 20,7% pada Semester I 2026
- Mayoritas Bursa Saham Asia Parkir di Zona Merah, Nikkei Anjlok 2,5%
- Harga Emas Dunia Kembali Melambung, Ini Faktor Makro Pemicunya
- Trump Ancam Bom Oman dan Selat Hormuz Lumpuh, Bursa Saham Eropa Kompak Memerah
- Laba Bersih Emiten Migas Grup Bakrie (ENRG) Melesat 27% Jadi USD45,23 Juta di Se...
- Perjanjian Damai AS-Iran Berakhir, Harga Minyak Dunia Melonjak
- Tensi Timur Tengah Memanas, Indeks Dow Jones Terkoreksi 270 Poin