Minggu, Januari 11, 2026
25.8 C
Jakarta

Sempat Disuspensi karena Lonjakan Harga, 3 Saham Ini Kembali Diperdagangkan di BEI Mulai Besok

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi membuka kembali perdagangan saham PT Krida Jaringan Nusantara Tbk (KJEN), PT Logisticsplus International Tbk (LOPI), dan PT MPX Logistics International Tbk (MPXL) mulai sesi I, Jumat 19 September 2025.

Sebelumnya, perdagangan ketiga saham ini dihentikan sementara sejak Kamis 18 September 2025. Suspensi dilakukan setelah harga saham melonjak tajam dan dianggap perlu dilakukan cooling down demi perlindungan investor.

Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Yulianto Aji Sadono, menjelaskan keputusan pembukaan suspensi ini. “Menunjuk Pengumuman Bursa tanggal 17 September 2025, maka dengan ini diumumkan bahwa suspensi atas perdagangan saham KJEN, LOPI, dan MPXL di Pasar Reguler dan Pasar Tunai dibuka kembali mulai Sesi I tanggal 19 September 2025,” ujarnya dalam keterbukaan informasi di laman Bursa, Kamis (18/9/2025).

Sebelum disuspensi, saham MPXL mencatat lonjakan signifikan pada perdagangan Rabu 17 September 2025. Harga ditutup di Rp210 per saham, naik Rp27 atau 14,75% dibandingkan penutupan sebelumnya di Rp183. Saham ini dibuka di Rp187, sempat menyentuh level tertinggi Rp216, dan terendah Rp184 dengan volume transaksi 119,92 juta saham. Kapitalisasi pasar MPXL kini mencapai Rp420 miliar.

Lonjakan lebih besar terjadi pada saham KJEN. Di hari yang sama, saham ini ditutup di Rp270, melompat Rp54 atau 25% dari harga sebelumnya di Rp216. Perdagangan sempat dibuka di Rp214, turun ke Rp208, lalu terbang ke level tertinggi Rp270. Total volume transaksi mencapai 59,59 juta saham dengan kapitalisasi pasar Rp135 miliar.

Saham LOPI juga menguat cukup tajam. Pada 17 September 2025, saham ini ditutup naik 9,09% atau bertambah 9 poin ke level Rp108 per saham.

BEI menegaskan langkah suspensi sementara yang dilakukan sehari sebelumnya bertujuan memberi waktu bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan kembali setiap keputusan investasi berdasarkan keterbukaan informasi yang tersedia.

- Advertisement -

Artikel Terkait

IHSG Diprediksi Menguat, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ NICL, BUMI, DEWA hingga RATU!

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa...

Investor Telkom (TLKM) Melejit di Akhir 2025, Danantara Genggam Kendali 52,09%

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM)...

Komposisi Pemegang Saham BRMS Akhir 2025: Investor Sugiman Halim Genggam 7,45%

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS)...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Populer 7 Hari

Berita Terbaru