back to top

Sempat Disuspensi, Saham CSMI Kembali Diperdagangkan! Intip Pergerakan Harganya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) –  Saham PT Cipta Selera Murni Tbk (CSMI) kembali diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia setelah sempat dihentikan sementara. Suspensi dibuka mulai sesi I pada Kamis, 17 Juli 2025.

BEI sebelumnya menghentikan sementara perdagangan saham CSMI pada Rabu, 16 Juli 2025. Langkah ini diambil karena penurunan harga saham yang terlalu tajam secara kumulatif.

Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Yulianto Aji Sadono, menjelaskan suspensi dilakukan untuk melindungi investor. Ia menyebut penghentian sementara ini sebagai bentuk cooling down agar pelaku pasar bisa mengambil keputusan investasi dengan pertimbangan matang.

“Dengan tujuan untuk memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan investasinya,” ujarnya dalam keterangan resmi di situs BEI, dikutip Rabu, 16 Juli 2025.

Saham CSMI dihentikan sementara di Pasar Reguler dan Pasar Tunai. BEI juga mengingatkan para investor agar selalu mencermati keterbukaan informasi yang disampaikan emiten.

Setelah suspensi dicabut, saham CSMI dibuka melemah 4,83% atau turun Rp35 menjadi Rp690 per saham pada awal perdagangan Kamis, 17 Juli 2025. Namun tak lama kemudian, saham ini justru berbalik arah.

Pada pukul 09.07 WIB, harga saham CSMI melonjak 3,45% atau Rp25 ke level Rp750 per saham.

Volume transaksi tercatat sekitar 254.400 lembar saham. Nilai transaksinya mencapai Rp185,58 juta dengan jumlah frekuensi perdagangan sebanyak 163 kali.

- Advertisement -

Artikel Terkait

BEI Catat 37 Emisi Obligasi Raup Rp41,41 Triliun, Ada 20 Penerbitan Baru Masuk Pipeline

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat aktivitas...

Tiga Emiten Raup Rp3,75 Triliun dari Rights Issue, Satu Perusahaan Properti Masih Antre

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)  - Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat ada...

BEI Catat 7 Perusahaan dalam Pipeline IPO, Sektor Keuangan Paling Dominan

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat sebanyak...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru