STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) membawa kabar baik bagi para pemegang saham PT Surya Permata Andalan Tbk (NATO). Otoritas bursa memutuskan untuk mencabut penghentian sementara perdagangan atau suspensi saham tersebut. Saham NATO dapat kembali diperdagangkan mulai awal tahun depan.
P.H. Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Danny Yuskar Wibowo, mengumumkan hal tersebut dalam keterbukaan informasi, Rabu (31/12/2025). Perdagangan saham NATO akan dibuka kembali mulai sesi I pada tanggal 2 Januari 2026. Pembukaan ini berlaku di Pasar Reguler dan Pasar Tunai.
Keputusan ini merujuk pada Pengumuman Bursa Peng-SPT-00435/BEI.WAS/12-2025 tanggal 17 Desember 2025. Sebelumnya, BEI menghentikan sementara perdagangan saham NATO pada hari Kamis, 18 Desember 2025. Langkah tegas ini diambil menyusul terjadinya lonjakan harga kumulatif yang sangat signifikan pada saham tersebut.
BEI menilai langkah cooling down perlu dilakukan saat itu. Tujuannya adalah memberikan perlindungan bagi para investor di pasar modal. Penghentian perdagangan dilakukan di Pasar Reguler dan Pasar Tunai. Hal ini memberikan kesempatan bagi pelaku pasar untuk menganalisis situasi sebelum mengambil keputusan investasi.
Danny menjelaskan alasan mendasar dari tindakan suspensi yang sempat dilakukan bursa.
“Penghentian sementara perdagangan saham NATO, dengan tujuan untuk memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan investasinya di Saham NATO,” ujar Danny.
Sebelum terkena suspensi, pergerakan saham NATO memang sangat agresif. Pada perdagangan Rabu, 17 Desember 2025, saham NATO ditutup melonjak tajam. Harga NATO berakhir di Rp316 per lembar. Angka ini naik Rp62 atau setara 24,41% dibandingkan penutupan sebelumnya di Rp254.
Pada hari tersebut, saham ini dibuka di Rp316 dan mencatatkan harga tertinggi di level yang sama. Sementara itu, harga terendah sempat menyentuh Rp264. Aktivitas transaksi cukup ramai dengan volume perdagangan mencapai 12.887.800 saham.
Sepanjang tahun berjalan, harga tertinggi NATO berada di Rp316. Adapun harga terendah tercatat di Rp130 pada 1 September 2025. Dalam rentang 52 pekan terakhir, saham ini bergerak di kisaran Rp123 hingga Rp316. Nilai kapitalisasi pasar NATO kini tercatat sebesar Rp2.528.351.235.264.
