Senin, Januari 12, 2026
24.1 C
Jakarta

Sempat Disuspensi, Saham Ini Kembali Diperdagangkan Mulai 2 Januari 2026

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) membawa kabar baik bagi para pemegang saham PT Surya Permata Andalan Tbk (NATO). Otoritas bursa memutuskan untuk mencabut penghentian sementara perdagangan atau suspensi saham tersebut. Saham NATO dapat kembali diperdagangkan mulai awal tahun depan.

P.H. Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Danny Yuskar Wibowo, mengumumkan hal tersebut dalam keterbukaan informasi, Rabu (31/12/2025). Perdagangan saham NATO akan dibuka kembali mulai sesi I pada tanggal 2 Januari 2026. Pembukaan ini berlaku di Pasar Reguler dan Pasar Tunai.

Keputusan ini merujuk pada Pengumuman Bursa Peng-SPT-00435/BEI.WAS/12-2025 tanggal 17 Desember 2025. Sebelumnya, BEI menghentikan sementara perdagangan saham NATO pada hari Kamis, 18 Desember 2025. Langkah tegas ini diambil menyusul terjadinya lonjakan harga kumulatif yang sangat signifikan pada saham tersebut.

BEI menilai langkah cooling down perlu dilakukan saat itu. Tujuannya adalah memberikan perlindungan bagi para investor di pasar modal. Penghentian perdagangan dilakukan di Pasar Reguler dan Pasar Tunai. Hal ini memberikan kesempatan bagi pelaku pasar untuk menganalisis situasi sebelum mengambil keputusan investasi.

Danny menjelaskan alasan mendasar dari tindakan suspensi yang sempat dilakukan bursa.

“Penghentian sementara perdagangan saham NATO, dengan tujuan untuk memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan investasinya di Saham NATO,” ujar Danny.

Sebelum terkena suspensi, pergerakan saham NATO memang sangat agresif. Pada perdagangan Rabu, 17 Desember 2025, saham NATO ditutup melonjak tajam. Harga NATO berakhir di Rp316 per lembar. Angka ini naik Rp62 atau setara 24,41% dibandingkan penutupan sebelumnya di Rp254.

Pada hari tersebut, saham ini dibuka di Rp316 dan mencatatkan harga tertinggi di level yang sama. Sementara itu, harga terendah sempat menyentuh Rp264. Aktivitas transaksi cukup ramai dengan volume perdagangan mencapai 12.887.800 saham.

Sepanjang tahun berjalan, harga tertinggi NATO berada di Rp316. Adapun harga terendah tercatat di Rp130 pada 1 September 2025. Dalam rentang 52 pekan terakhir, saham ini bergerak di kisaran Rp123 hingga Rp316. Nilai kapitalisasi pasar NATO kini tercatat sebesar Rp2.528.351.235.264.

- Advertisement -

Artikel Terkait

SMIL Siap Gandeng Perusahaan Jepang, Bidik Investasi di Atas Rp350 Miliar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) — PT Sarana Mitra Luas Tbk (SMIL)...

MSIE Tuntaskan Penggunaan Dana IPO Rp36 Miliar, Sisa Dana Hanya Rp401 Ribu

STOCKWATCH.ID (SURABAYA) — PT Multisarana Intan Eduka Tbk (MSIE)...

IHSG Berpeluang Lanjut Menguat, Intip 6 Saham Jagoan BNI Sekuritas Hari Ini! Ada KPIG dan BULL

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Populer 7 Hari

Berita Terbaru