SGER Teken Kontrak Batubara 2 Juta Metrik Ton, Potensi Revenue Rp3 Triliun

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Manajemen PT Sumber Global Energy Tbk (SGER) mengumumkan, Perseroan sebagai pembeli dan PT Merge Mining Industri sebagai penjual telah menandatangani perjanjian kontrak jual beli batubara pada 11 November 2024.

Sekretaris Perusahaan SGER Michael Harold dalam keterangan, Rabu (13/11/2024) mengatakan, volume kontrak jual beli batubara sebesar 2 juta metrik ton. “Kontrak ini memiliki potensi revenue sebesar Rp3 triliun,” katanya.

Berdasarkan laporan keuangan September 2024, pendapatan bersih SGER mencapai Rp10,88 triliun pada Januari-September 2024, tumbuh sekitar 14,31% dari Rp9,52 triliun pada Januari-September 2023.

Pertumbuhan pendapatan disertai dengan peningkatan beban pokok pendapatan yang lebih tinggi dari pendapatan SGER yakni sebesar 16,76% menjadi Rp10,1 triliun, dari Rp8,65 triliun pada Januari-September 2023.

Hal ini mengakibatkan, laba kotor SGER turun 9,98% menjadi Rp786,23 miliar pada Januari-September 2024, dari Rp873,46 miliar pada Januari-September 2023.  Adapun laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk SGER mencapai Rp565,16 miliar pada Januari-September 2024, turun 7,08% jika dibandingkan Rp608,26 miliar pada Januari-September 2023.

Per 30 September 2024, SGER memiliki aset sebesar Rp5,1 triliun, naik 12,89% dari Rp4,5 triliun per Desember 2023. Adapun total liabilitas dan ekuitas Perseroan, masing-masing sebesar Rp3,01 triliun dan Rp2,09 triliun. (konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

BFIN Gelar RUPS 20 Mei, Minta Restu Alihkan 290 Juta Saham Treasury Senilai Rp223 Miliar untuk MESOP

STOCKWATCH.ID (TANGERANG SELATAN) – PT BFI Finance Indonesia Tbk...

Naik 0,46%, IHSG Sesi I ke 7.492,731 Diungkit Sederet Saham Ini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan saham...

Rogoh Kocek Rp51 Miliar, Pengendali Serok 2,18% Saham Garuda Metalindo (BOLT)

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Garuda Multi Investama (GMI), pemegang saham pengendali  PT...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru