back to top

Sinar Mas Multiartha Divestasi Seluruh Saham Bima Multi Finance Senilai Rp5,3 Miliar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)-Manajemen PT Sinar Mas Multiartha Tbk (SMMA) mengumumkan, pihaknya telah menjual seluruh sahamnya dalam PT Bima Multi Finance senilai Rp5,3 miliar pada 2 Januari 2024 . Adapun jumlah saham SMMA di BMF sebanyak 513.125.657 unit.

Burhanuddin Abdulah, Direktur Utama SMMA dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (4/1/2024) mengemukakan, saat ini transaksi penjualan saham BMF tersebut sedang dalam proses penyelesaian administrasi.

Menurut Burhanuddin, transaksi tersebut tidak berdampak material terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan dan kelangsungan usaha Perseroan. Transaksi tersebut, lanjut Burhanuddin, juga bukan merupakan transaksi material dan yang mengandung benturan kepentingan.

Per September 2023, SMMA membukukan laba Rp1,438 triliun, naik 40,8% jika dibandingkan Rp1,021 triliun pada periode sama 2023. Kendati laba tumbuh, penjualan emiten pembiayaan ini turun 24,7% jadi Rp18,96 triliun pada Januari-September 2023. Pemicunya, adalah pendapatan penjaminan asurasi Perseroan yang anjlok 34,2% menjadi Rp12,045 triliun pada sembilan bulan 2023.

Total liablitas SMMA per September 2023 sebesar Rp88,54 triliun, turun 2,2$ dibanding per Desember 2022. Sementara,  jumlah ekuitas emiten pembiayaan tersebut  per 30 September 2023 meningkat 7,6% jadi Rp25,4 triliun.

PT Bima Multi Finance adalah perusahaan yang didirikan pada Agustus 2006. BMF memberikan layanan jasa pembiayaan kredit untuk transaksi jual-beli mobil dan motor purna pakai. Bima Multi Finance juga melayani sektor lain seperti kredit modal usaha, kredit untuk keperluan rumah tangga dan pendidikan yang mulai berkembang di tahun 2015. Saat ini, Bima Multi Finance kuat dalam layanan pembiayaan konsumen terutama untuk kredit motor purna pakai.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Laba Teladan Prima Agro (TLDN) Melejit 34% jadi Rp1,1 Triliun pada 2025

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Teladan Prima Agro Tbk (TLDN)...

Laba Bersih Alamtri Resources (ADRO) Anjlok 69% pada 2025, Pendapatan Turun ke USD1,87 Miliar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO)...

Ketum PERBANAS Hery Gunardi Ungkap Strategi Bank Hadapi Gejolak Global, Kredit Tumbuh 9,96%

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Industri perbankan Indonesia tetap menunjukkan kinerja...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru