Minggu, Januari 11, 2026
26.3 C
Jakarta

Sinar Mas Multiartha (SMMA) Siap Lunasi Obligasi III/2025 Seri A pada 27 Januari 2026

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Sinar Mas Multiartha Tbk (SMMA) berencana melunasi Obligasi Berkelanjutan III SMMA Tahap II Tahun 2025 Seri A yang akan jatuh tempo pada tanggal 27 Januari 2026.

Felix, Direktur SMMA dalam pengumuman tertulis yang disampaikan, Jumat 9 Januari 2026 mengatakan,  Perseroan telah menyiapkan dana sebesar Rp100 miliar untuk pelunasan sesuai  dengan jumlah pokok obligasi III seri A tersebut.

Menurut Felix, Obligasi Berkelanjutan III SMMA Tahap II Tahun 2025 senilai Rp800 miliar diterbitkan oleh Perseroan pada 20 Januari 2025. Ini merupakan bagian dari Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan III SMMA senilai total Rp5 triliun.

Obligasi III SMMA terdiri atas, seri A dengan jumlah pokok sebesar Rp100 miliar berbunga tetap  7% per tahun dan tenor 370 hari , seri B senilai Rp500 miliar dengan jangka waktu tiga tahun dan bunga tetap 8,25% per tahun, serta seri C Rp200 miliar berbunga tetap 9,00% per tahun dengan jangka waktu lima tahun.

Bunga obligasi SMMA akan dibayarkan setiap tiga bulan, dimana pembayaran bunga obligasi pertama akan  dilakukan pada tanggal 17 April 2025, sedangkan pembayaran bunga terakhir sekaligus jatuh tempo obligasi, masing-masing pada 27 Januari 2026 untuk obligasi seri A, tanggal 17 Januari 2028 untuk obligasi seri B, dan tanggal 17 Januari 2030 untuk obligasi seri C.

Seluruh dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum Obligasi ini setelah dikurangi dengan biaya-biaya emisi, akan disalurkan seluruhnya sebagai pinjaman kepada Anak Perusahaan  (PT Sinar Mas Multifinance/SMMF) untuk pelunasan lebih awal atas Utang Anak Perusahaan dan modal kerja Anak Perusahaan.

Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi obligasi SMMA III Tahap II Tahun 2025, yakni PT Aldiracita Sekuritas, dan PT Sinarmas Sekuritas, serta PT KB Bank Tbk (BBKP) sebagai wali amanat. Obligasi SMMA ini telah memperoleh pemeringkatan atas surat  utang jangka panjang dari PT Kredit Rating Indonesia (KRI) dengan peringkat idAA (Double A) pada  16 Desember 2024. (konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Investor Telkom (TLKM) Melejit di Akhir 2025, Danantara Genggam Kendali 52,09%

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM)...

Komposisi Pemegang Saham BRMS Akhir 2025: Investor Sugiman Halim Genggam 7,45%

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS)...

Ekspansi Rumah Tapak, Pengendali Diamond Citra (DADA) Akuisisi PKSI Rp174,8 Miliar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Karya Permata Inovasi Indonesia Tbk...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Populer 7 Hari

Berita Terbaru