Spin-Off Tuntas, BSN Bidik Aset Tembus Rp100 Triliun dalam Dua Tahun
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Bank Syariah Nasional (BSN) siap memperkuat pangsa pasar syariah di Indonesia setelah resmi menerima pelimpahan aset dan liabilitas Unit Usaha Syariah (UUS) PT Bank Tabungan...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Bank Syariah Nasional (BSN) siap memperkuat pangsa pasar syariah di Indonesia setelah resmi menerima pelimpahan aset dan liabilitas Unit Usaha Syariah (UUS) PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Aset BSN setelah proses spin-off kini berada di kisaran Rp71 triliun.
BSN menargetkan aset menembus lebih dari Rp100 triliun dalam dua tahun ke depan. Target itu disampaikan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) BSN di Jakarta, Rabu (19/11/2025).
RUPSLB dipimpin Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen BSN, Bahrullah Akbar. Direktur Utama BSN, Alex Sofjan Noor, Wakil Direktur Utama BSN, Arga M. Nugraha, serta jajaran komisaris dan direksi turut hadir dalam rapat tersebut.
Pemegang saham menyetujui empat agenda utama. Agenda itu meliputi penerimaan pemisahan UUS BTN ke BSN, penambahan modal dasar, modal ditempatkan dan disetor, serta perubahan anggaran dasar perseroan.
Wakil Direktur Utama BSN, Arga M. Nugraha, menjelaskan seluruh hak dan kewajiban UUS BTN kini tercatat sebagai penambahan modal disetor dan ditempatkan di BSN. Pengalihan tersebut efektif sesuai tanggal pemisahan.
- IHSG Anjlok 1,53% ke 6.267,88, Sebanyak 542 Saham Melemah
- Softbank Ventura Indonesia Tambah Saham NANO, Kepemilikan Tembus 10,01%
- Airlangga Hartarto: Kualitas dan Transparansi Emiten Kunci Utama Kepercayaan Inv...
- ITMG Raih Laba Bersih USD110 Juta di Semester I 2026, Naik 17%
- TBMS Buka Suara Soal Volatilitas Saham, Ini Penjelasan ke BEI
- Pemerintah Gelar Lelang Sukuk Negara 11 Agustus, Incar Dana Rp10 Triliun
- OJK Terbitkan LPKSI 2025, Industri Keuangan Syariah Catat Rekor Aset Rp3.131 Tri...
- OJK: Aset Industri Keuangan Syariah Tembus Rp3.131 Triliun, Tertinggi Sepanjang...
- IHSG Anjlok 1,53% ke 6.267,88, Sebanyak 542 Saham Melemah
- Softbank Ventura Indonesia Tambah Saham NANO, Kepemilikan Tembus 10,01%
- Jelang Rilis Data Inflasi AS, Harga Emas Dunia Kembali Bergerak Menguat
- Asuransi Bintang (ASBI) Ungkap Dugaan Penggelapan Dana dan Investasi
- Saham BNBR Kena Notasi Khusus G dari BEI, Ini Tanggapan OJK
- Profil Destry Damayanti, Kandidat Tunggal Gubernur BI Pengganti Perry Warjiyo
- Harga Minyak Dunia Melonjak 5%, Imbas Ketidakpastian Negosiasi AS-Iran