Stock Futures Bergerak Tipis, Investor Wall Street Pilih Wait and See Jelang Data Inflasi AS
STOCKWATCH.ID (NEW YORK) โ Kontrak berjangka (stock futures) saham Amerika Serikat (AS) terpantau bergerak tipis pada Rabu (27/5/2026) malam waktu setempat atau Kamis (28/5/2026). Para pelaku pasar ki...
Di sisi korporasi, saham Snowflake melonjak hingga 30% pada sesi perdagangan setelah jam kerja (extended trading). Perusahaan platform data berbasis awan tersebut berencana menghabiskan dana sebesar USD 6 miliar untuk Amazon Web Services (AWS) selama lima tahun ke depan. Snowflake juga melaporkan kinerja laba dan pendapatan kuartal pertama yang melampaui ekspektasi pasar.
Kini perhatian investor tertuju pada rilis indeks pengeluaran konsumsi pribadi (PCE) April yang dijadwalkan pada Kamis pagi waktu setempat. Data ini merupakan indikator inflasi favorit Federal Reserve (The Fed) untuk menentukan arah kebijakan moneter. Pengumuman ini menjadi sangat krusial mengingat Kevin Warsh kini telah resmi menjabat sebagai Ketua The Fed yang baru.
Para ekonom memproyeksikan kenaikan PCE sebesar 0,5% secara bulanan dan 3,8% secara tahunan. Tanpa menghitung harga makanan dan energi yang volatil, inflasi inti diperkirakan berada di level 3,3%.
Adam Crisafulli, Pendiri dan Presiden Vital Knowledge, menilai reli sektor teknologi tahun ini sudah terlalu jenuh. Ia menyarankan investor mulai melirik sektor lain di pasar modal.
"Saya pikir rotasi akan menjadi rencana permainan untuk sisa musim panas," kata Crisafulli.
- AHAP Gelar Rights Issue 3,5 Miliar Saham, Asuransi Central Asia Serap 62,58%
- JakOne Mobile Berjaya, Bank Jakarta Sabet Penghargaan Digital Excellence Awards...
- Penjualan ICBP Capai Rp41,86 Triliun, Kenapa Laba Bersih Justru Susut 33% di Sem...
- Penjualan Indofood Tembus Rp65,53 Triliun, Tapi Laba Bersih Turun Gara-Gara Ini
- Telkom Cetak Laba Rp14,21 Triliun di Semester I 2026, Pendapatan Tembus Rp75,88...
- Wall Street Bangkit, Lonjakan Saham Microsoft Akhiri Tren Negatif Nasdaq
- Shell Cetak Laba USD 9,8 Miliar, Bursa Saham Eropa Melaju di Tengah Konflik AS-I...
- Mayoritas Bursa Asia Terkoreksi, Nikkei Menguat, Kospi Turun Lebih dari 1%
- AHAP Gelar Rights Issue 3,5 Miliar Saham, Asuransi Central Asia Serap 62,58%
- JakOne Mobile Berjaya, Bank Jakarta Sabet Penghargaan Digital Excellence Awards...