Stock Futures Bergerak Tipis, S&P 500 dan Nasdaq Berpeluang Catat Kenaikan Mingguan
STOCKWATCH.ID (NEW YORK) – Kontrak berjangka (stock futures) Amerika Serikat bergerak tipis pada perdagangan Kamis (10/7) malam waktu setempat atau Jumat (10/7/2026) WIB. Pelaku pasar menanti penutup...
STOCKWATCH.ID (NEW YORK) – Kontrak berjangka (stock futures) Amerika Serikat bergerak tipis pada perdagangan Kamis (10/7) malam waktu setempat atau Jumat (10/7/2026) WIB. Pelaku pasar menanti penutupan pekan dengan indeks S&P 500 dan Nasdaq Composite berpeluang mencatat kenaikan mingguan.
Mengutip CNBC, kontrak berjangka Dow Jones Industrial Average turun 43 poin atau 0,08%. Sementara itu, futures S&P 500 melemah 0,05% dan Nasdaq 100 turun tipis 0,01%. Pergerakan ini terjadi setelah Wall Street ditutup menguat pada sesi sebelumnya. Indeks Nasdaq Composite melonjak 1,3%, S&P 500 naik 0,8%, sedangkan Dow Jones Industrial Average menguat 0,3%.
Penguatan bursa saham didorong meredanya harga minyak setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan Iran telah menghubungi pihak AS untuk mencapai kesepakatan.
Pejabat Qatar dan Pakistan juga menyebut kedua negara tengah berupaya membawa Washington dan Teheran kembali ke meja perundingan.
Selain itu, reli saham sektor semikonduktor turut menopang penguatan indeks utama. Investor masih optimistis pertumbuhan laba emiten dapat memperluas kenaikan pasar saham di luar sektor teknologi.
- Prabowo Targetkan Bangun 100 GW PLTS, Hemat Biaya Listrik Rp73,9 Triliun per Tah...
- Tingkatkan Kualitas SDM, BNI Perkuat Tata Kelola Lewat LSP dan Sertifikasi ISO
- Direktur WINS Sugiman Layanto Borong 5,99 Juta Saham, Ini Tujuannya
- Sinergi dengan Danantara, Telkom Bidik Pertumbuhan Bisnis Enterprise hingga 30%
- Prabowo Umumkan Jakarta dan Bali Jadi Lokasi PFII, Buka Opsi Daerah Lain
- Prabowo Sebut Bank Emas Indonesia Kelola Emas Senilai Rp360 Triliun
- Stock Futures Wall Street Bergerak Tipis, S&P 500 Cetak Rekor di Atas 7.800
- Harga Emas Dunia Terkoreksi Setelah Sempat Melambung Tinggi
- Prabowo Targetkan Bangun 100 GW PLTS, Hemat Biaya Listrik Rp73,9 Triliun per Tah...
- Tingkatkan Kualitas SDM, BNI Perkuat Tata Kelola Lewat LSP dan Sertifikasi ISO