Sukuk Bali Towerindo (BALI) Senilai Rp373,2 Miliar Mulai Diperdagangkan di BEI
STOCKWATCH.ID (JAKARTA)-Hari ini, Kamis 9 Juli 2026, Sukuk Ijarah Berkelanjutan II PT Bali Towerindo Sentra Tbk (BALI) Tahap I Tahun 2026 senilai Rp373,2 miliar dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BE...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA)-Hari ini, Kamis 9 Juli 2026, Sukuk Ijarah Berkelanjutan II PT Bali Towerindo Sentra Tbk (BALI) Tahap I Tahun 2026 senilai Rp373,2 miliar dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI). Sukuk tersebut merupakan bagian dari Penawaran Umum Sukuk Ijarah Berkelanjutan II BALI Tahap I Tahun 2026 senilai total Rp3 triliun.
Menurut pengumuman BEI perihal pencatatan awal sukuk yang disampaikan, Rabu 8 Juli 2026, disebutkan, sukuk ijarah tersebut terdiri atas Seri A dengan pokok sisa Imbalan Ijarah sebesar Rp284,2 miliar dengan Cicilan Imbalan Ijarah sebesar Rp3,446 miliar per tahun berjangka waktu 370 hari.
Adapun Seri B dengan pokok Sisa Imbalan Ijarah sebesar Rp89 miliar memiliki Cicilan Imbalan Ijarah sebesar Rp7,676 miliar per tahun yang dihitung dari jumlah Sisa Imbalan Ijarah Seri B atau sebesar Rp86,50 juta dengan jangka waktu 3 (tiga) tahun terhitung sejak Tanggal Emisi.
Cicilan Imbalan Ijarah dibayarkan setiap triwulan, dimana Cicilan Imbalan Ijarah pertama akan dibayarkan pada tanggal 8 Oktober 2026. Sedangkan Cicilan Imbalan Ijarah terakhir sekaligus Tanggal Pembayaran Kembali Sisa Imbalan Ijarah akan dibayarkan pada tanggal 18 Juli 2027 untuk Sukuk Ijarah Seri A dan tanggal 8 Juli 2029 untuk Sukuk Ijarah Seri B. Pembayaran Kembali Sisa Imbalan Ijarah akan dilakukan secara penuh (bullet payment) pada saat jatuh tempo.
Seluruh dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum Sukuk Ijarah, setelah dikurangi dengan biaya-biaya emisi terkait, sekitar 96,87% atau sebesar Rp358.074.871.973 akan digunakan Perseroan untuk pembayaran sebagian pokok hutang kepada PT Bank Mandiri.
- Prabowo Targetkan Bangun 100 GW PLTS, Hemat Biaya Listrik Rp73,9 Triliun per Tah...
- Tingkatkan Kualitas SDM, BNI Perkuat Tata Kelola Lewat LSP dan Sertifikasi ISO
- Direktur WINS Sugiman Layanto Borong 5,99 Juta Saham, Ini Tujuannya
- Sinergi dengan Danantara, Telkom Bidik Pertumbuhan Bisnis Enterprise hingga 30%
- Prabowo Umumkan Jakarta dan Bali Jadi Lokasi PFII, Buka Opsi Daerah Lain
- Pembiayaan Syariah Capai Rp720 Triliun, BI Dorong Ekspansi Korporasi
- Pemerintah Gelar Lelang Sukuk Negara 11 Agustus, Incar Dana Rp10 Triliun
- OJK Terbitkan LPKSI 2025, Industri Keuangan Syariah Catat Rekor Aset Rp3.131 Tri...
- Prabowo Targetkan Bangun 100 GW PLTS, Hemat Biaya Listrik Rp73,9 Triliun per Tah...
- Tingkatkan Kualitas SDM, BNI Perkuat Tata Kelola Lewat LSP dan Sertifikasi ISO