Senin, Januari 19, 2026
27.9 C
Jakarta

Supra Boga Lestari (RANC) Siap Tambah 2 Toko Baru, Bidik Pendapatan Rp3,24 Triliun pada 2025

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Manajemen PT Supra Boga Lestari Tbk (RANC) menargetkan pendapatan sebesar Rp3,24 triliun pada 2025, tumbuh sekitar 12,89% dibandingkan realisasi pendapatan Rp2,87 triliun pada tahun 2024.

Dalam materi paparan publik yang disampaikan Manajemen RANC ke BEI, Rabu (28/5/2025) terungkap, Perseroan akan membuka 2 toko baru di kota Semarang dan Jakarta pada tahun ini. Selain itu,  Perseroan juga akan terus melakukan sinergi pemasaran dengan Bibli Grup untuk mendongkrak penjualan ke depan.

Tahun ini, Manajemen Perseroan mengalokasikan dana belanja barang modal atau Capex (capital expenditure) sebesar Rp84,47 miliar. Adapun dana capex tersebut akan digunakan Perseroan untuk pembukaan toko baru, renovasi toko, serta peremajaan equipment. “Capex ini akan dibiayai dana internal dan pinjaman perbankan,” tulis Direksi RANC dalam materi paparan publiknya.

Hingga kuartal I 2025, RANC membukukan pendapatan sebesar Rp753,19 miliar, naik 2,56% dari Rp734,39 miliar miliar pada periode sama 2024. Mayoritas pendapatan Perseroan berasal dari penjualan ke pihak ketiga yakni Rp743,54 miliar atau sekitar 98,72% dari total pendapatan kuartal I 2025.

Kenaikan pendapatan disertai peningkatan beban pokok pendapatan sebesar 2% menjadi Rp564,43 miliar pada kuartal I 2024, dari Rp553,33 miliar di kuartal I 2024. Namun, laba kotor Perseroan naik 4,25% menjadi Rp188,75 miliar pada kuartal I 2025.

Setelah dikurangi beban usaha dan beban lain-lain, emiten di bidang ritel modern ini menderita rugi bersih sebesar Rp5,21 miliar pada kuartal I 2025. Nilai kerugian RANC ini turun signifikan 60,31% dibanding rugi Rp13,12 miliar di kuartal I 2024.

PT Supra Boga Lestari Tbk (RANC) didirikan pada tanggal 28 Mei 1997. Bergerak di segmen ritel modern. Awalnya, perusahaan mengoperasikan merek supermarket Ranch Market, yang merupakan waralaba berlisensi dari Ranch Market USA. Namun, lisensi waralaba dihentikan pada tahun 2010 dan perusahaan memiliki lisensi untuk menggunakan merek tersebut secara terpisah dari mitranya di AS.

Perusahaan tersebut juga mengembangkan berbagai merek supermarket yang ditujukan untuk segmen menengah ke atas, bernama ‘Farmers Market’, serta Gourmet by Ranch Market dan Day2Day by Farmers Market. Saat  ini, Perusahaan mengelola 48 toko yang terletak  di beberapa kota besar di Indonesia. (konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Kucurkan Dana Rp189,88 Miliar, Putra Borneo Agro Lestari Serok 1,29% Saham SSMS

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Putra Borneo Agro Lestari, salah satu pemegang...

Siap-siap! BEI Cabut Suspensi Dua Saham Ini Mulai Besok Pagi

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi mencabut...

Satu Saham Masuk Daftar Pemantauan Khusus, Satu Lagi Akhirnya Bebas Mulai Besok!

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan pembaruan...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Populer 7 Hari

Berita Terbaru