STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- Andri Wijono Sutiono, Direktur sekaligus pemegang saham pengendali PT Cashlez Worldwide Indonesia Tbk (CASH) menambahkan kepemilikan dengan memborong sebanyak 47.569.000 lembar(3,3%) saham perusahaan tersebut 21 dan 22 Januari 2026 melalui Bursa Efek Indonesia (BEI).
Disebutkan dalam keterbukaan informasi yang disampaikan ke BEI, Selasa 27 Januari 2026, tujuan Andri Wijono Sutiono membeli saham CASH adalah untuk menambah investasi dengan kepemilikan saham langsung.
Pada 22 Januari 2026, Andri Wijono membeli sebanyak 42.933.700 lembar saham CASH pada harga Rp115 per saham. Pembelian saham CASH berlanjut pada 22 Januari 2026 dengan jumlah 4.635.300 lembar di harga Rp165 per saham. Sehingga total dana yang digelontorkan Andri Wijono mencapai Rp5,7 miliar
Sebelum dilakukan transaksi, Andri Wijono Sutiono memiliki 483,748.114 unit saham atau setara 33,80%. Setelah transaksi tersebut, kepemilikan Andri Wijono Sutiono atas saham CASH naik menjadi 531.317.114 atau setara 37,10%.
Hingga pukul 10.20 WIB perdagangan sesi pertama, Selasa 27 Januari 2026, saham CASH tercatat turun 9,94% menjadi Rp163 per unit, dibanding penutupan sehari sebelumnya. Selama sepekan, saham CASH meningkat 42,51%, dari Rp127 menjadi Rp181. Jika dibandingkan antara harga 29 Desember 2025 sebesar Rp103 terhadap penutupan kemarin, saham CASH telah melonjak 75,72%.
PT Cashlez Worldwide Indonesia Tbk (CASH) adalah perusahaan yang didirikan tahun 2015 dan mulai beroperasi pada tahun 2016 dengan merek Cashlez. CASH merupakan perusahaan pembiayaan yang menawarkan solusi bagi pedagang melalui mPOS (mobile point of sale), QR code, Virtual Account, dan Cashlez Link. Sistem terintegrasi juga menyediakan dukungan pelaporan. (konrad)
