back to top
Selasa, Januari 27, 2026
29.3 C
Jakarta

Tambah Kepemilikan 3,3% Saham CASH, Andri Wijono Sutiono Kuasai 37,10%

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- Andri Wijono Sutiono, Direktur sekaligus pemegang saham pengendali  PT Cashlez Worldwide Indonesia Tbk (CASH) menambahkan kepemilikan dengan memborong  sebanyak 47.569.000 lembar(3,3%) saham perusahaan tersebut 21 dan 22 Januari 2026  melalui Bursa Efek Indonesia (BEI).

Disebutkan dalam keterbukaan informasi yang disampaikan ke BEI, Selasa 27 Januari 2026, tujuan Andri Wijono Sutiono  membeli saham CASH adalah untuk menambah investasi dengan kepemilikan saham langsung.

Pada 22 Januari 2026, Andri Wijono membeli sebanyak 42.933.700 lembar saham CASH pada harga Rp115 per saham. Pembelian saham CASH berlanjut pada 22 Januari 2026 dengan jumlah 4.635.300 lembar di harga Rp165 per saham. Sehingga total dana yang digelontorkan Andri Wijono mencapai Rp5,7 miliar

Sebelum dilakukan transaksi, Andri Wijono Sutiono  memiliki 483,748.114 unit saham atau setara 33,80%. Setelah transaksi tersebut, kepemilikan Andri Wijono Sutiono  atas saham CASH naik menjadi  531.317.114 atau setara 37,10%.

Hingga pukul 10.20 WIB perdagangan sesi pertama, Selasa 27 Januari 2026, saham CASH tercatat turun 9,94% menjadi Rp163 per unit, dibanding penutupan sehari sebelumnya. Selama sepekan, saham CASH meningkat 42,51%, dari Rp127 menjadi Rp181. Jika dibandingkan antara harga 29 Desember 2025 sebesar Rp103 terhadap penutupan kemarin, saham CASH telah melonjak 75,72%.

PT Cashlez Worldwide Indonesia Tbk (CASH) adalah perusahaan yang didirikan tahun 2015 dan mulai beroperasi pada tahun 2016 dengan merek Cashlez. CASH merupakan perusahaan pembiayaan yang menawarkan solusi bagi pedagang melalui mPOS (mobile point of sale), QR code, Virtual Account, dan Cashlez Link. Sistem terintegrasi juga menyediakan dukungan pelaporan.  (konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

IHSG Sesi I Berakhir di 8.921,661, Turun 0,60% Akibat Saham-Saham Ini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan saham...

Top! Harga Lagi Naik, Bos Impack Pratama (IMPC) Justru Borong Saham Perusahaan Miliaran Rupiah

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Haryanto Tjiptodihardjo, Direktur PT Impack Pratama...

Paramita Bangun Sarana (PBSA) Bidik Pendapatan Rp1,380 Triliun, Konsisten Bagi Dividen

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Paramita Bangun Sarana Tbk (PBSA)...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Populer 7 Hari

Berita Terbaru