back to top

Tambah Modal Anak Usaha, Hotel Fitra Gelar Right Issue Rp72,61 Miliar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Hotel Fitra International Tbk (FITT) melakukan penawaran umum terbatas (PUT) atau right issue sebanyak 726,13  juta saham bernominal Rp100 per unit dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Jumlah saham right issue ini, sekitar 50% dari modal disetor FITT setelah PUT.

Direksi FITT dalam keterbukaan informasi yang disampaikan ke BEI, Kamis (13/6/2024) mengatakan, harga pelaksanaan right issue ditetapkan sebesar Rp100 per saham sehingga perusahaan yang bergerak di bidang jasa perhotelan tersebut berhasil mendapatkan tambahan modal sebesar Rp72,61 miliar.

Setiap pemegang saham yang memiliki 1 saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan per 26 Juni 2024 mempunyai 1 HMETD. Dimana setiap 1 HMETD memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli 1 saham baru yang ditawarkan dengan harga pelaksanaan Rp100 per saham.

PT Gloria Inti Nusantara, Jon Fieris, dan Hendra Sutanto selaku pemegang saham utama perseroan telah menyatakan komitmen, dan sanggup melaksanakan seluruh HMETD untuk membeli saham baru dalam aksi tersebut. Apabila saham itu, tidak seluruhnya diambil pemegang saham, sisanya akan dialokasikan kepada pemegang saham lain.

Dana hasil right issue, setelah dikurangi biaya-biaya emisi, akan digunakan untuk tambahan setoran modal pada entitas anak PT Fitra Amanah Wisata (FAW) sebesar Rp69,31 miliar. Adapun sisanya, digunakan untuk modal kerja Perseroan, seperti pembayaran gaji karyawan dan beban administrasi & umum. (konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Diminta BEI Ungkap Sosok Pemilik Manfaat Akhir, Ini Jawaban Manajemen UNTD

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Terang Dunia Internusa Tbk (UNTD)...

Pengendali INET Borong 62,9 Juta Saham di Atas Harga Pasar, Nilainya Rp24,91 Miliar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Abadi Kreasi Unggul Nusantara kembali memperkuat...

Butuh Modal Kerja, Diagnos Laboratorium Gelar Private Placement 125 Juta Saham

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk (DGNS) berencana...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru