back to top

Tarif Baru Trump Guncang Bursa Saham Eropa, DAX Jerman Turun Lebih dari 1%

STOCKWATCH.ID (LONDON) – Bursa saham Eropa ditutup melemah pada akhir perdagangan Senin (23/2/2026) waktu setempat. Pergerakan pasar ini merespons kebijakan tarif global terbaru Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

Mengutip CNBC International, indeks Stoxx Europe 600 yang berisi saham-saham utama di Eropa berakhir turun 0,45% ke posisi 627,70. Sebagian besar bursa utama di kawasan tersebut berada di wilayah negatif. Indeks CAC 40 Perancis turun 0,22% ke level 8.497,17. FTSE MIB Italia menguat 0,49% ke posisi 46.699,29.

Indeks FTSE 100 Inggris turun tipis 0,02% ke level 10.684,74. DAX Jerman merosot 1,06% ke posisi 24.991,97. Sementara itu, IBEX 35 Spanyol meningkat 0,56% ke level 18.288,70.

Pasar Eropa sebenarnya sempat ditutup menguat pada akhir pekan lalu. Penguatan terjadi pasca Mahkamah Agung AS membatalkan sebagian besar tarif timbal balik Trump. Situasi langsung berbalik arah setelah Trump kembali bersuara pada akhir pekan. Ia bersiap menerapkan pungutan global yang menyeluruh.

Pungutan baru ini naik menjadi 15% dari sebelumnya 10%. Trump menyampaikan pengumuman ini melalui unggahan di media sosial Truth Social. Ia juga memperingatkan adanya pungutan tambahan pada hari Sabtu.

“Saya, sebagai Presiden Amerika Serikat, akan, berlaku segera, menaikkan Tarif Seluruh Dunia 10% pada Negara-negara, yang banyak di antaranya telah ‘menipu’ AS selama puluhan tahun, tanpa pembalasan (sampai saya datang!), ke tingkat 15% yang sepenuhnya diizinkan, dan teruji secara hukum,” tulis Trump.

Beralih ke kinerja emiten. Saham perusahaan ritel olahraga Inggris JD Sports naik 3,4%. Manajemen mengumumkan program pembelian kembali saham pada hari Senin. Perusahaan siap mengembalikan dana sekitar 200 juta poundsterling atau setara USD 270 juta kepada investor.

Saham Rolls-Royce merosot 0,2%. Penurunan ini muncul jelang perilisan laporan laba tahunan pada hari Kamis mendatang. Perusahaan kedirgantaraan dan pertahanan ini dikabarkan menyusun rencana pembelian kembali saham senilai 1,5 miliar poundsterling. Juru bicara Rolls-Royce menolak berkomentar terkait isu ini.

Saham produsen bahan kimia khusus Johnson Matthey anjlok 16,4%. Saham ini terpuruk ke posisi terbawah indeks Eropa. Perusahaan sepakat memangkas harga unit bisnis Catalyst Technologies sebesar seperempat menjadi 1,3 miliar poundsterling. Unit bisnis tersebut sedang dalam proses akuisisi oleh Honeywell International.

Awal pekan perdagangan ini berjalan sangat tenang. Tidak ada perilisan laporan laba emiten pada hari Senin. Perusahaan minuman beralkohol Inggris Diageo dan merek pakaian olahraga Jerman Puma segera merilis kinerjanya. Laporan keduanya dijadwalkan keluar pada akhir pekan ini.

Dari sisi data ekonomi global, sentimen bisnis Ifo Jerman telah dirilis. Data inflasi terbaru dari Italia juga sudah diumumkan ke publik.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Trump Ancam Naikkan Tarif Global 15%, Bursa Saham Asia Bervariasi

STOCKWATCH.ID (TOKYO) - Bursa saham di kawasan Asia-Pasifik ditutup...

Wall Street Menghijau, Indeks Dow Jones Naik 230 Poin Usai MA AS Batalkan Tarif Trump

STOCKWATCH.ID (NEW YORK) – Bursa saham Amerika Serikat atau...

Putusan Mahkamah Agung AS Jegal Tarif Trump, Bursa Saham Eropa Melaju Hijau

STOCKWATCH.ID (LONDON) – Bursa saham Eropa ditutup menguat pada...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru