Stockwatch.id Versi penuh
Financial

TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026

Oleh konrad 01 Aug 2026 17:15 2 menit baca

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Transcoal Pacific Tbk (TCPI) membukukan kinerja positif sepanjang semester I 2026. Perseroan mencatat laba tahun berjalan sebesar Rp123,40 miliar hingga 30 Juni 2026, tumbuh 25,02% dibanding periode sama tahun lalu sebesar Rp98,71 miliar.

Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian interim yang dipublikasikan perseroan, Jumat 31 Juli 2026,  pertumbuhan laba TCPI ditopang oleh peningkatan pendapatan dan membaiknya profitabilitas operasional.

Pendapatan TCPI sepanjang enam bulan pertama 2026 mencapai Rp1,05 triliun, naik 12,99% dibandingkan semester I 2025 yang sebesar Rp926,61 miliar.

Seiring kenaikan pendapatan, beban pokok pendapatan juga meningkat 12,68% menjadi Rp767,31 miliar di semester I 2026, dari Rp680,91 miliar pada periode sama tahun sebelumnya.

Meski demikian, laba bruto perseroan tetap tumbuh menjadi Rp279,67 miliar, naik 13,83% dibandingkan Rp245,70 miliar pada semester I 2025.

Di sisi lain, beban usaha meningkat 35,64% menjadi Rp100,55 miliar pada semester I 2026, dari Rp74,13 miliar pada periode sama 2025. Beban bunga TCPI tercatat turun menjadi Rp47,03 miliar dibandingkan Rp50,89 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

TCPI juga membukukan keuntungan selisih kurs bersih sebesar Rp8,84 miliar. Pada semester I 2025, perseroan masih mencatat rugi selisih kurs bersih sebesar Rp2,52 miliar.

Pendapatan keuangan tercatat sebesar Rp913 juta, naik dari Rp779 juta pada semester I 2025. Sementara pos lain-lain bersih meningkat menjadi Rp7,63 miliar dari Rp30 juta.

Dengan perkembangan tersebut, laba sebelum pajak TCPI mencapai Rp125,38 miliar, tumbuh 24,22% dibandingkan Rp100,93 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Setelah dikurangi beban pajak sebesar Rp1,98 miliar, laba tahun berjalan tercatat Rp123,40 miliar.

Laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp116,47 miliar, meningkat 23,82% dibandingkan Rp94,06 miliar pada semester I 2025. Sementara itu, laba yang diatribusikan kepada kepentingan nonpengendali naik menjadi Rp6,93 miliar dari Rp4,64 miliar.

Kinerja yang membaik juga tercermin dari laba per saham dasar yang meningkat menjadi Rp23 per saham dari Rp19 per saham pada semester I 2025.

Perseroan tidak mencatat penghasilan komprehensif lain pada periode berjalan. Dengan demikian, jumlah penghasilan komprehensif tahun berjalan tercatat sebesar Rp123,40 miliar, naik dari Rp98,71 miliar pada semester I tahun sebelumnya.

Topik terkait
tcpi transcoal pacific laba tcpi semester 1 2026 kinerja keuangan tcpi saham tcpi