STOCKWATCH.ID JAKARTA – PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) membawa kabar mengejutkan terkait struktur kepemimpinan perusahaan. Tiga anggota direksi emiten tambang emas ini resmi mengajukan pengunduran diri secara bersamaan.
Manajemen menerima surat pengunduran diri ketiga petinggi tersebut pada 18 Maret 2026. Adapun ketiga direktur yang mundur adalah Albert Saputro, David Thomas Fowler, dan Adi Adriansyah Sjoekri. Pengumuman ini disampaikan melalui surat keterbukaan informasi kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu, 25 Maret 2026.
Langkah ini merujuk pada Peraturan OJK No. 33/POJK.04/2014. Aturan tersebut mewajibkan perusahaan publik melaporkan pengunduran diri anggota direksi paling lambat dua hari kerja setelah surat diterima.
“Permohonan pengunduran diri ketiga anggota Direksi tersebut akan diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Perseroan,” tulis Sekretaris Perusahaan EMAS, Adi Adriansyah Sjoekri, dalam keterbukaan informasi, Rabu (25/3/2026).
Keputusan pengunduran diri tersebut baru berlaku efektif setelah mendapatkan restu pemegang saham. Perseroan akan menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) pada 22 April 2026.
Profil Tiga Petinggi yang Mundur
Ketiga direktur yang mengundurkan diri merupakan tokoh senior dengan rekam jejak panjang di industri mineral. Berikut profil singkat mereka:
1.Albert Saputro
Lahir pada tahun 1985, Albert Saputro menjabat sebagai Direktur Perseroan sejak Juni 2025. Ia merupakan lulusan Bachelor of Commerce bidang Accounting & Finance dari University of Sydney, Australia.
Kariernya dimulai sebagai Treasury & Financial Analyst di Jardine Matheson. Ia juga pernah menjadi Senior Analyst di Macquarie Securities Group dan PT Deutsche Verdhana Indonesia.
Saat ini, Albert memegang banyak posisi kunci. Ia menjabat sebagai Vice President Portfolio Saratoga sejak 2016. Selain itu, ia merupakan Presiden Direktur PT Merdeka Copper Gold Tbk sejak 2021 serta komisaris di berbagai anak usaha grup.
2.David Thomas Fowler
Warga negara Australia ini lahir pada tahun 1966. Ia telah berkecimpung di industri sumber daya mineral selama lebih dari 25 tahun. Keahlian utamanya mencakup bidang keuangan, operasional, dan pengembangan.
David memulai karier di Kantor Akuntan Publik Arthur Anderson & Co. di Perth. Ia pernah menduduki posisi penting di berbagai perusahaan tambang internasional seperti Eltin Ltd, Western Metal Ltd, hingga menjadi CEO Orosur Mining Inc. di Chile.
Ia mulai menjabat sebagai Direktur PT Merdeka Copper Gold Tbk sejak 2014. David juga dipercaya menjadi Direktur dan Komisaris Utama pada sejumlah anak perusahaan besar di lingkungan Grup Merdeka.
3.Adi Adriansyah Sjoekri
Lahir pada tahun 1965, Adi Adriansyah Sjoekri memiliki latar belakang pendidikan yang sangat kuat. Ia meraih gelar di bidang geologi dari La Trobe University dan Colorado School of Mines. Ia juga menyandang dua gelar magister manajemen dari IPMI dan Monash University.
Kariernya dimulai sebagai Junior Geologist di CSR Ltd Group Companies pada 1988. Ia sempat bekerja untuk Newmont Nusa Tenggara dan Newmont Pacific Nusantara. Adi juga pernah menjabat sebagai Presiden Direktur PT Merdeka Copper Gold Tbk periode 2014-2018.
Hingga saat ini, ia aktif sebagai Sekretaris Perusahaan PT Merdeka Copper Gold Tbk. Selain itu, ia menjabat sebagai Direktur Utama PT Bumi Suksesindo dan Presiden Direktur PT Sulawesi Cahaya Mineral.
Hingga berita ini diturunkan, manajemen EMAS belum memberikan informasi lebih lanjut mengenai alasan pengunduran diri ketiga direksi tersebut.
