STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Rudi R Sutantra, Komisaris sekaligus pemegang saham pengendali PT Atlantis Subsea Indonesia Tbk (ATLA) telah menjual 45.000.000 lembar (0,73%) saham perusahaan tersebut. Penjualan saham ATLA dilakukan pada tanggal 6, 15, dan 19 Januari 2026 melalui Bursa Efek Indonesia.
Disebutkan dalam keterbukaan informasi yang disampaikan ke BEI, Kamis 5 Februari 2026, sebanyak 10 juta saham ATLA dijual Rudi pada 6 Januari 2026, Selanjutnya, Rudi melepas 15 juta lembar saham ATLA pada 15 Januari 2026, dan terakhir sebanyak 20 juta lembar saham ATLA pada tanggal 19 Januari 2026.
Harga rata-rata penjualan saham ATLA di kisaran Rp60-Rp66 per lembar sehingga pengendali berhasil mengantongi dana sebesar Rp2,97 miliar. Tujuan Rudi Sutantra menjual saham ATLA untuk merealisasikan keuntungan investasi.
Sebelum transaksi dilakukan, kepemilikan Rudi R Sutantra atas saham ATLA sebanyak 2.973.954.200 atau 47,97%. Setelah penjualan tersebut, kepemilikan Rudi turun menjadi sebanyak 2.928.954.200 atau setara dengan 47,24% saham.
Dari sisi kinerja, ATLA memiliki keuangan yang cukup baik. Hingga kuartal I 2025, ATLA berhasil membukukan pendapatan sebesar Rp63,4 miliar, naik 8,7% dari RpRp58,3 miliar pada periode sama 2024. Meskipun pendapatan tumbuh Perseroan justrus mencatat penurunan laba bersih sebesar 31,6% menjadi Rp2,6 miliar pada kuartal I 2025, dibanding Rp3,8 miliar pada kuartal III 2024.
Sekedar informasi, PT Atlantis Subsea Indonesia Tbk (ATLA) didirikan pada tahun 2016. Perusahaan ini menyediakan dukungan dan solusi spesialis multi-disiplin global untuk sektor minyak dan gas, energi dan energi terbarukan, serta infrastruktur kelautan. Perusahaan ini bekerja sama dengan perusahaan mitra di berbagai negara melakukan survei dan studi kelautan di seluruh dunia. (konrad)
