STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan tiga saham masuk kategori Unusual Market Activity (UMA) pada Selasa, 25 November 2025. Saham yang masuk daftar pantauan ialah PT Bukaka Teknik Utama Tbk (BUKK), PT Bintang Oto Global Tbk (BOGA), dan PT Arkora Hydro Tbk (ARKO). Ketiga saham tersebut terindikasi mengalami kenaikan harga di luar pola pergerakan normal.
Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Yulianto Aji Sadono, menjelaskan pengumuman UMA dikeluarkan untuk melindungi investor. Ia mengingatkan pengumuman ini tidak menunjukkan adanya pelanggaran. “Dalam rangka perlindungan investor, dengan ini kami menginformasikan telah terjadi peningkatan harga saham BUKK, BOGA, dan ARKO yang di luar kebiasaan (Unusual Market Activity). Pengumuman Unusual Market Activity (UMA) tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal,” ujar Yulianto dalam keterbukaan informasi, Selasa (25/11/2025).
Ia menyampaikan informasi terakhir mengenai BUKK berasal dari penjelasan perusahaan atas volatilitas transaksi yang dipublikasikan pada 21 November 2025. BEI menyebut sedang mencermati pola transaksi saham tersebut. Informasi terbaru terkait BOGA berkaitan dengan perubahan pengendalian emiten yang diumumkan pada 20 November 2025. BEI juga memantau pergerakan transaksi saham itu dengan lebih detail. Sementara itu, informasi terakhir mengenai ARKO disampaikan melalui materi public expose tahunan pada 20 November 2025.
BEI mengimbau investor lebih berhati-hati dalam mengambil keputusan. Yulianto menekankan investor perlu memperhatikan jawaban perusahaan atas permintaan konfirmasi bursa, mencermati kinerja dan keterbukaan informasi, mengkaji ulang rencana aksi korporasi yang belum mendapat persetujuan RUPS, serta mempertimbangkan kemungkinan yang dapat muncul ke depan.
Pantauan UMA menjadi sinyal penting bagi pelaku pasar untuk lebih cermat membaca pergerakan harga saham yang tidak wajar. Investor diimbau mengikuti seluruh keterbukaan informasi resmi demi keputusan investasi yang lebih terukur.
Harga Saham
Harga saham BUKK, BOGA, dan ARKO mencatat lonjakan kuat pada perdagangan 24 November 2025. Kenaikan terjadi setelah masing-masing saham dibuka lebih tinggi dan bergerak stabil sepanjang sesi.
Saham BUKK ditutup di Rp2.400 atau naik 24,68% dari harga sebelumnya di Rp1.925. Harga pembukaan berada di Rp2.400. Harga tertinggi juga berada di level yang sama, sementara harga terendah sempat menyentuh Rp2.000. Volume transaksi mencapai 3.906.900 saham. Sepanjang tahun berjalan, BUKK sudah menyentuh level tertinggi di Rp2.400 dan level terendah di Rp745. Kapitalisasi pasarnya tercatat Rp6,33 triliun.
Saham BOGA juga menguat signifikan. Harga terbarunya berada di Rp1.050 atau naik 25% dari penutupan sebelumnya di Rp840. Harga pembukaan berada di Rp950 dengan rentang harian Rp945 hingga Rp1.050. Volume perdagangan mencapai 1.974.300 saham. Harga tertinggi tahun berjalan berada di Rp1.050 dan harga terendah di Rp490. Kapitalisasi pasarnya mencapai Rp3,99 triliun.
Saham ARKO mengalami penguatan serupa. Harga terbarunya berada di Rp1.050 atau naik 25% dari level sebelumnya di Rp840. Saham ini dibuka di Rp950. Harga harian bergerak di kisaran Rp945 hingga Rp1.050. Volume transaksi tercatat 1.974.300 saham. ARKO mencetak harga tertinggi tahun berjalan di Rp1.050 dan harga terendah di Rp490. Kapitalisasi pasarnya berada di kisaran Rp3,99 triliun.
