Transaksi Jumbo! Pengendali DEWA Divestasi 6,49% Saham Perusahaan, Segini Nilainya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Madhani Talatah Nusantara (MTN), salah satu pemegang saham PT Darma Henwa Tbk (DEWA) kembali menjual  2.638.917  unit (6,49%) sahamnya di perusahaan batubara ini pada tanggal 8 Agustus 2025. Kali ini, penjualan saham DEWA oleh MTN cukup besar dengan nilai transaksi jumbo.

“Tujuan MTN menjual saham DEWA senilai Rp548,89 miliar adalah divestasi,” tulis Mukson Arif Rosyidi,” Direktur dan Sekretaris Perusahaan, Rabu 13 Agustus 2025

Mukson bilang, kepemilikan Madhani Talatah Nusantara (MTN) atas saham DEWA pasca transaksi tersebut turun menjadi 13,09% dari sebelumnya 19,58% saham.

Sebelumnya, Madhani Talatah Nusantara (MTN), juga telah melakukan penjualan  sebanyak 666.666.666  unit (1,63%) sahamnya di perusahaan batubara tersebut pada 19 Juni 2025. Saa itu, MTN berhasil mengantongi cuan  Rp50 miliar.

Dari sisi keuangan, DEWA memiliki kinerja yang solid setidaknya hingga kuartal I 2025. Perusahaan batubara ini membukukan pendapatan Rp1,58 triliun, naik 9,08% dari Rp1,45 triliun pada kuartal I 2024. Laba Perseroan meroket 763% jadi Rp68,89 miliar pada kuartal I 2025 dibanding Rp7,98 miliar pada kuartal I 2024.

Seiring keuangan, kinerja saham DEWA di Bursa Efek Indonesia atau BEI juga tampak likuid. Investor pun cukup aktif melakukan transaksi jual beli atas saham emiten batubara tersebut. Tentu saja motif investor bertransaksi di saham DEWA untuk mendapatkan keuntungan. Pasalnya, pertumbuhan keuangan Perseroan yang kuat dan solid secara tidak langsung akan berimbas terhadap sahamnya.

Harga saham DEWA pada perdagangan, Rabu, 13 Agustus 2025 pukul 13.40 WIB tercatat di  Rp224 per unit, turun 1,75 dibanding sehari sebelumnya di Rp228. Jumlah volume saham DEWA  yang berhasil diperjualbelikan di BEI sebanyak 71,43 juta lembar.

Jika dibandingkan antara harga penutupan DEWA per 14  Juli 2025  terhadap harga per 12 Agustus 2025, maka saham emiten batubara (DEWA) telah naik signifikan 30,28%, yakni dari posisi Rp175 per unit menjadi Rp228 per unit. (konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Private Placement Rampung, FOLK Kantongi Dana Segar Rp57 Miliar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Multi Garam Utama Tbk (FOLK)...

Sertifikat Saham Petrosea (PTRO) Milik Eddy Handoko Hilang, Datindo Beri Waktu Enam Bulan untuk Keberatan

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan laporan...

BEI Update Status Pemantauan Khusus Saham UNSP dan INPS, Ini yang Perlu Diketahui Investor

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali memperbarui...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Populer 7 Hari

Berita Terbaru