Trump Ancam Iran, Bursa Saham Eropa Terperosok ke Zona Merah
STOCKWATCH.ID (LONDON) โ Bursa saham Eropa ditutup melemah tajam pada akhir perdagangan Rabu (8/7/2026) waktu setempat. Pergerakan ini dipicu oleh kekhawatiran akan pecahnya kembali konflik di Timur T...
STOCKWATCH.ID (LONDON) โ Bursa saham Eropa ditutup melemah tajam pada akhir perdagangan Rabu (8/7/2026) waktu setempat. Pergerakan ini dipicu oleh kekhawatiran akan pecahnya kembali konflik di Timur Tengah. Sentimen negatif muncul setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memberikan ancaman serangan terhadap Iran.
Mengutip CNBC, indeks Stoxx Europe 600 yang berisi saham-saham utama di Eropa berakhir turun 1,61% ke posisi 635,91. Hampir semua sektor dan bursa utama di kawasan tersebut berada di zona merah. Indeks CAC 40 Perancis merosot 2,18% ke level 8.252,66. FTSE MIB Italia melemah 1,22% ke posisi 51.817,25.
Indeks FTSE 100 Inggris turun 1,66% ke level 10.489,04. DAX Jerman jatuh 2,23% ke posisi 24.897,45. Sementara itu, IBEX 35 Spanyol mencatatkan penurunan terdalam sebesar 2,73% ke level 19.104,30.
Pasar global kembali terguncang karena prospek permusuhan baru di Timur Tengah kembali menjadi sorotan. Investor memilih untuk menghindari aset berisiko. Hal ini terjadi setelah Trump melontarkan ancaman keras melalui pernyataannya.
Trump mengancam akan menyerang Iran secara langsung. "Menyerang [Iran] dengan keras malam ini," ujar Trump. Pernyataan tersebut seketika memicu sentimen penghindaran risiko di kalangan pelaku pasar.
- Prabowo Targetkan Bangun 100 GW PLTS, Hemat Biaya Listrik Rp73,9 Triliun per Tah...
- Tingkatkan Kualitas SDM, BNI Perkuat Tata Kelola Lewat LSP dan Sertifikasi ISO
- Direktur WINS Sugiman Layanto Borong 5,99 Juta Saham, Ini Tujuannya
- Sinergi dengan Danantara, Telkom Bidik Pertumbuhan Bisnis Enterprise hingga 30%
- Prabowo Umumkan Jakarta dan Bali Jadi Lokasi PFII, Buka Opsi Daerah Lain
- Prabowo Tegaskan 4 Pedoman Utama Pemerintahannya dalam Memimpin Indonesia
- Wall Street Menguat, S&P 500 Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Masa
- Mayoritas Bursa Saham Eropa Parkir di Zona Merah Meski Tekanan Inflasi AS Mered...
- Prabowo Targetkan Bangun 100 GW PLTS, Hemat Biaya Listrik Rp73,9 Triliun per Tah...
- Tingkatkan Kualitas SDM, BNI Perkuat Tata Kelola Lewat LSP dan Sertifikasi ISO