back to top

Trump Ancam Pemimpin Iran, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 3%

STOCKWATCH.ID (HOUSTON) – Harga minyak dunia melonjak lebih dari 3% pada akhir perdagangan Rabu (4/2/2026) waktu setempat atau Kamis pagi (5/2/2026). Kenaikan tajam ini dipicu oleh pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Ia memperingatkan Pemimpin Tertinggi Iran agar merasa sangat khawatir.

Mengutip CNBC International, harga minyak mentah Brent naik 2,13 USD atau 3,16%. Harga minyak acuan global ini berakhir di posisi 69,46 USD per barel di London ICE Futures Exchange.  

Adapun harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) melonjak 1,93 USD atau 3,05%. Minyak WTI ditutup pada level 65,14 USD per barel di New York Mercantile Exchange.

Pernyataan Trump muncul dalam sebuah wawancara dengan NBC News. Ia memberikan tanggapan tegas mengenai posisi Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.

“Saya akan katakan dia seharusnya sangat khawatir. Ya, dia seharusnya begitu,” ujar Trump. Ia juga menambahkan pihak Iran saat ini sedang bernegosiasi dengan AS.

Trump mengancam akan meluncurkan serangan ke Iran. Langkah militer ini akan diambil jika Iran tidak menyetujui kesepakatan terkait program nuklirnya.

Sebelumnya, Trump sempat mengancam akan melakukan intervensi untuk mendukung pengunjuk rasa di Iran pada Januari lalu. Namun, saat itu ia akhirnya membatalkan aksi militer tersebut.

Konflik dengan Iran berisiko besar bagi pasar energi global. Ketegangan atau runtuhnya rezim di sana dapat mengganggu pasokan minyak mentah di Timur Tengah. Iran merupakan anggota penting OPEC dan produsen minyak yang signifikan.

Meski demikian, upaya diplomasi masih terus berjalan. Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyebut diskusi mengenai program nuklir akan dilakukan.

Diskusi tersebut dijadwalkan berlangsung pada Jumat pukul 10 pagi di Muscat, Oman. Langkah ini diharapkan dapat meredakan ketegangan antara kedua negara.

Rencana pertemuan ini sempat berada di ambang kegagalan pada Rabu pagi. Washington dan Teheran awalnya tidak sepakat mengenai lokasi dan format pertemuan.

Para pemimpin Timur Tengah kemudian melobi AS agar tidak meninggalkan meja perundingan. Upaya ini berhasil membuat proses diskusi tetap terjadwal.

Peringatan keras Trump juga dipicu oleh insiden militer terbaru. Militer AS melaporkan telah menembak jatuh pesawat tanpa awak (drone) Iran pada Selasa.

Drone tersebut dilaporkan mendekati kapal induk USS Abraham Lincoln. Selain itu, Komando Pusat AS menyebut kapal motor Iran mencoba menaiki kapal dagang milik AS di Selat Hormuz.

Pihak Iran memberikan pembelaan melalui media nasional mereka. Mereka mengklaim drone tersebut hanya melakukan pengawasan rutin yang diizinkan oleh hukum internasional.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Emas dan Perak Bangkit Kembali, Analis Ramal Harga Bisa Tembus USD 6.000

STOCKWATCH.ID (CHICAGO) – Harga emas dunia kembali bangkit pada...

Harga Emas dan Perak Bangkit dari Keterpurukan, Saham Tambang Global Ikut Menghijau

STOCKWATCH.ID (CHICAGO) – Harga emas dan perak dunia bangkit...

AS Tembak Jatuh Drone Iran, Harga Minyak Dunia Melambung 1% Lebih

STOCKWATCH.ID (HOUSTON) – Harga minyak dunia ditutup menguat pada...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru