back to top

Trump Kirim Armada Besar ke Iran, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 1%

STOCKWATCH.ID (HOUSTON) – Harga minyak dunia berakhir menguat pada akhir perdagangan Rabu (28/1/2026) waktu setempat atau Rabu (29/1/2026) WIB. Kenaikan ini dipicu oleh peringatan keras Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kepada Iran. Trump menyatakan sebuah armada militer besar sedang menuju ke arah negara tersebut.

Mengutip CNBC International, harga minyak mentah Brent naik 0,83 USD atau 1,23%. Harga minyak acuan global ini ditutup pada level 68,40 USD per barel, di London ICE Futures Exchange.

Adapun harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) naik 0,82 USD atau 1,31%. Minyak WTI berakhir pada posisi 63,21 USD per barel, di New York Mercantile Exchange.

Ketegangan di Timur Tengah kembali memanas setelah Trump memberikan pernyataan melalui platform media sosial Truth Social. Ia memperingatkan Iran terkait waktu yang hampir habis untuk menyepakati perjanjian program nuklir. Pelaku pasar merespons ancaman militer ini dengan aksi beli.

“Sebuah Armada besar sedang menuju ke Iran. Ia bergerak cepat, dengan kekuatan besar, antusiasme, dan tujuan,” ujar Trump dalam unggahan media sosialnya tersebut.

Komando Pusat AS mengonfirmasi Kelompok Tempur Kapal Induk Abraham Lincoln telah tiba di Timur Tengah. Kehadiran pasukan ini diklaim bertujuan untuk mempromosikan keamanan dan stabilitas regional. Namun, pasar melihat hal ini sebagai peningkatan risiko pasokan minyak mentah.

Trump sebelumnya sempat menahan diri dari intervensi militer meski terjadi kerusuhan massal di Iran awal bulan ini. Ia pernah mengancam akan menyerang jika pihak Teheran membunuh pengunjuk rasa. Ribuan orang dilaporkan tewas akibat tindakan keras pemerintah Iran dalam meredam gejolak tersebut.

Kini, Trump menyebut kekuatan armada yang dikerahkan ke Timur Tengah jauh lebih besar. Pasukan ini melebihi kekuatan militer yang ia kirim ke Karibia sebelum penangkapan mantan Presiden Venezuela Nicolas Maduro. Trump menegaskan kesiapan pasukannya untuk menjalankan misi tempur.

“Seperti halnya Venezuela, ia siap, bersedia, dan mampu memenuhi misinya dengan cepat, dengan kecepatan dan kekerasan, jika diperlukan,” kata Trump mengenai kelompok tempur kapal induk tersebut.

Presiden AS ini mendesak Teheran untuk segera melakukan kesepakatan mengenai program nuklirnya. Ia menekankan faktor waktu menjadi hal paling krusial saat ini. Trump meminta Iran untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama.

“Waktu hampir habis, ini benar-benar esensinya! Seperti yang saya katakan kepada Iran sebelumnya, BUAT KESEPAKATAN!,” tegas Trump.

Ia juga memperingatkan dampak serangan jika Iran tetap menolak bernegosiasi. Menurutnya, serangan potensial di masa depan akan jauh lebih merusak. Ia membandingkannya dengan kampanye pengeboman fasilitas nuklir Iran pada Juni tahun lalu.

“Serangan berikutnya akan jauh lebih buruk! Jangan biarkan hal itu terjadi lagi,” tutup Trump dalam pesannya.

Kenaikan harga minyak ini mencerminkan kekhawatiran para investor terhadap stabilitas di kawasan produsen energi utama dunia. Setiap gangguan militer di wilayah tersebut diprediksi dapat memicu lonjakan harga yang lebih tinggi. Pasar kini terus memantau pergerakan armada AS dan respons resmi dari pihak Teheran.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Harga Emas Dunia Terbang ke Rekor Baru USD 5.276 Setelah Keputusan Suku Bunga The Fed

STOCKWATCH.ID (CHICAGO) – Harga emas dunia kembali mencetak sejarah...

Harga Emas Dunia Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Masa, Tembus USD 5.136

STOCKWATCH.ID (CHICAGO) – Harga emas dunia kembali mencetak sejarah...

Badai Musim Dingin Lumpuhkan Produksi AS, Harga Minyak Dunia Melambung 3%

STOCKWATCH.ID (NEW YORK) – Harga minyak dunia melonjak sekitar...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Populer 7 Hari

Berita Terbaru