Trump Usul Anggaran Militer USD 1,5 Triliun, Saham Pertahanan Eropa Berpesta

STOCKWATCH.ID (LONDON) โ€“ Bursa saham Eropa berakhir di zona merah pada penutupan perdagangan Kamis (8/1/2026) waktu setempat. Meski indeks utama melemah, saham-saham sektor pertahanan justru melonjak...

Trump Usul Anggaran Militer USD 1,5 Triliun, Saham Pertahanan Eropa Berpesta
Bacakan Artikel

STOCKWATCH.ID (LONDON) โ€“ Bursa saham Eropa berakhir di zona merah pada penutupan perdagangan Kamis (8/1/2026) waktu setempat. Meski indeks utama melemah, saham-saham sektor pertahanan justru melonjak tajam. Kenaikan ini dipicu oleh seruan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk meningkatkan belanja militer.

Mengutip CNBC International, indeks Stoxx Europe 600 yang berisi saham-saham utama di Eropa ditutup turun 0,2% pada level 603,83. Pergerakan bursa saham utama di kawasan ini terlihat bervariasi. Indeks CAC 40 Prancis naik 0,12% ke posisi 8.243,47. FTSE MIB Italia menguat 0,25% menjadi 45.671,70. Sebaliknya, FTSE 100 Inggris terkoreksi tipis 0,04% ke level 10.044,69. DAX Jerman naik tipis 0,02% dan IBEX 35 Spanyol bertambah 0,33%.

Pasar global pekan ini terseret ketegangan geopolitik yang meningkat. Situasi memanas menyusul penggulingan Presiden Venezuela Nicolas Maduro. Selain itu, muncul ancaman penyitaan wilayah Greenland oleh pihak tertentu.

Saham sektor pertahanan mencatat kenaikan selama lima hari berturut-turut. Trump mengusulkan kenaikan belanja militer AS sebesar 50%. Ia membidik anggaran sebesar USD 1,5 triliun pada tahun 2027. Rencana ini disampaikan melalui unggahan di media sosial TruthSocial pada Rabu malam.

Trump menulis, โ€œSetelah negosiasi panjang dan sulit dengan para Senator, Anggota Kongres, Sekretaris, dan Perwakilan Politik lainnya, saya telah memutuskan demi Kebaikan Negara kita, terutama di masa-masa yang sangat sulit dan berbahaya ini, Anggaran Militer kita untuk tahun 2027 tidak seharusnya USD 1 Triliun, melainkan USD 1,5 Triliun.โ€

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2