STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat di 8.570,846 pada awal perdagangan saham, Selasa (25/11/2025). Namun sesaat kemudian IHSG bergeser ke zona merah. Hingga pukul 09.13 WIB, IHSG terpantau di level 8.528,319, melemah 41,935 poin atau turun 49% dari penutupan Senin (24/11/2025) di level 8.570,254.
Penurunan IHSG dipicu oleh melemahnya harga sejumlah saham, di antaranya harga saham BBCA turun 0,29% jadi Rp8.450 per saham. ASII turun 0,39% jadi Rp6.450, TLKM turun 1,35% jadi Rp3.650, UNVR turun 2,25% jadi Rp2.610, BBRI turun 0,50% jadi Rp3.960, dan BREN turun 2,22% ke harga Rp9.900 per saham.
Sedangkan saham NRCA naik 17,60% jadi Rp1.470 per saham. BUVA naik 3,06% jadi Rp1.180, RAJA naik 3% jadi Rp5.150, DEWA naik 1,44% jadi Rp422, KLBF naik 1,28% jadi Rp1.185, EMTK naik 1,16% jadi Rp1.310, dan BUMI naik 7,34% ke harga Rp234 per saham.
Menurut data RTI Business, hingga pukul 09.20 WIB, terpantau sebanyak 7,988 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 453 ribu, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp4,250 triliun. Tercatat sebanyak 276 saham turun, sebanyak 210 saham naik dan sebanyak 195 saham tetap tidak berubah.
Sementara itu, mayoritas indeks bursa Asia pada Selasa (25/11/2025) pagi menguat, kecuali indeks Straits Times turun 0,09%. Sedangkan indeks Nikkei 225, Hang Seng dan Shanghai naik masing-masing 0,68%, 1,14% dan 0,90%.
