STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ditutup melemah pada perdagangan saham Selasa (03/3/2026). Berdasarkan data RTI Business, IHSG turun 77,065 poin atau melemah 0,96% ke level 7.939,767, dari penutupan Senin (02/3/2026) di level 8.016,833.
Meski dibuka menguat di level 8.059,868, IHSG kembali terpuruk, bahkan jatuh di bawah level 8.000. Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG sempat menyentuh level tertinggi harian di 8.098,392 dan terendah di posisi 7.932,520.
Turunnya IHSG hari ini dipicu oleh harga saham 347 emiten yang berakhir melemah. Sementara sebanyak 343 emiten ditutup naik dan 128 saham emiten tidak mengalami perubahan harga pada Selasa (03/3/2026).
Total volume perdagangan mencapai 47,169 miliar saham dengan nilai transaksi Rp29,884 triliun dan frekuensi 2.956.403 kali. Angka ini naik dibandingkan nilai transaksi sebesar Rp29,836 triliun, Senin (02/3/2026). Adapun kapitalisasi pasar hari ini tercatat sebesar Rp14.204.443 triliun, turun dari Rp14.370.714 triliun pada Senin (02/3/2026).
Saham-saham unggulan (bluechip) yang berakhir melemah di antaranya adalah ASII turun 0,40% jadi Rp6.275 per unit. UNVR turun 7,56% jadi Rp2.080, dan BBRI tergerus 1,31% ke harga Rp3.770 per saham.
Selain itu, saham MEDC turun 4,76% jadi Rp1.900 per saham. ENRG turun 3,18% jadi Rp2.310, ANTM turun 4,34% jadi Rp4.410, PTRO turun 2,92% jadi Rp5.825, INCO turun 1,71% jadi Rp7.200, dan ELSA turun 6% ke harga Rp940 per saham.
Sedangkan harga saham BBCA naik 0,71% jadi Rp7.075 per saham. BIPI naik 5,93% jadi Rp286, BNBR naik 4,40% jadi Rp190, ESAA terangkat 3,45% jadi Rp750, ADRO naik 2,49% jadi Rp2.470, dan AADI naik 6,82% ke harga Rp10.575 per saham.
Mayoritas indeks Bursa Asia pada Selasa (03/3/2026) ditutup melemah, kecuali indeks Straits Times ditutup menguat 0,53%. Sedangkan indeks Nikkei 225, Hang Seng dan Shanghai ditutup turun masing-masing 3,06%, 1,12% dan 1,43%.
