back to top

Uang Primer Melonjak Jadi Rp2.228 Triliun pada Februari 2026

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bank Indonesia (BI) mencatat lonjakan Uang Primer (M0) Adjusted pada Februari 2026. Angkanya tumbuh 18,3% secara tahunan (yoy). Pencapaian ini lebih tinggi dari bulan sebelumnya di level 14,7% (yoy).

Total uang primer pada bulan kedua tahun ini mencapai Rp2.228 triliun. Kenaikan uang primer ini didorong oleh dua faktor utama.

Faktor pertama adalah pertumbuhan giro bank umum di Bank Indonesia adjusted. Komponen ini melesat naik hingga 33,6% (yoy). Faktor kedua berasal dari uang kartal yang diedarkan di masyarakat dengan kenaikan sebesar 15,8% (yoy).

Pertumbuhan M0 Adjusted ini sudah memperhitungkan strategi pengendalian moneter. BI telah mengukur dampak dari pemberian insentif likuiditas.

Perhitungan ini murni menggambarkan perkembangan uang primer sesungguhnya. Metode ini sengaja dipakai untuk mengisolasi efek turunnya giro bank di BI akibat insentif likuiditas tersebut.

“Mulai Januari 2025, Bank Indonesia melakukan penyesuaian perhitungan M0 adjusted untuk memberikan pemahaman yang lebih baik mengenai perkembangan uang primer dan pengaruh dari kebijakan likuiditas yang dilakukan oleh Bank Indonesia,” ujar Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi, Ramdan Denny Prakoso, dalam siaran pers di Jakarta, Jumat (6/3/2026).

- Advertisement -

Artikel Terkait

OJK Tegaskan Sektor Keuangan Tetap Kuat Pasca Revisi Outlook Fitch Ratings

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencermati keputusan Fitch...

Cadangan Devisa Februari 2026 Turun 1,75% Jadi US$151,9 Miliar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bank Indonesia (BI) mengumumkan bahwa posisi...

Pemerintah Siapkan Skema Murah Konversi 120 Juta Motor Bensin ke Motor Listrik

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Pemerintah Indonesia terus menggenjot kebijakan transisi...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru