Senin, Januari 12, 2026
23.8 C
Jakarta

Usai Angkat Keponakan Prabowo jadi Komut, BEI Tegur TRIN Soal Komisaris Independen! Ini Respon Manajemen 

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) — PT Perintis Triniti Properti Tbk (TRIN) memberikan tanggapan resmi atas permintaan penjelasan dari Bursa Efek Indonesia (BEI). Hal ini berkaitan dengan pemenuhan ketentuan jumlah Komisaris Independen dalam jajaran pengurus perusahaan. Emiten properti tersebut saat ini sedang menyiapkan langkah strategis untuk mematuhi regulasi pasar modal yang berlaku.

Persoalan ini bermula dari hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 2 Desember 2025. Dalam RUPSLB tersebut, TRIN mengangkat satu orang komisaris baru yakni Rahayu Saraswati Djojohadikusumo sebagai Komisaris Utama perseroan. Asal tahu saja, Rahayu merupakan keponakan kandung Presiden Prabowo Subianto. Ia adalah putri dari pengusaha nasional Hashim Djojohadikusumo. Hashim sendiri merupakan adik kandung Prabowo.

Langkah ini membuat jumlah Dewan Komisaris TRIN bertambah menjadi 4 orang. Namun, saat ini perusahaan hanya memiliki 1 orang Komisaris Independen.

Kondisi tersebut dinilai belum memenuhi ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 33/POJK.04/2014. Aturan ini mewajibkan emiten memiliki Komisaris Independen paling kurang 30% dari jumlah seluruh anggota Dewan Komisaris. Dengan total 4 orang pengurus, TRIN minimal harus memiliki 2 orang Komisaris Independen untuk mencapai ambang batas tersebut.

Saat ini, susunan Dewan Komisaris TRIN dipimpin oleh Rahayu Saraswati Djojohadikusumo selaku Komisaris Utama. Jabatan Komisaris diisi oleh Septian Starlin dan Dr. Ir. Matius Jusuf MM, MBA. Sementara itu, posisi Komisaris Independen dijabat oleh Henry Susanto.

Plt. Corporate Secretary TRIN, Fiolita Nurfitriyana, memberikan penjelasan mengenai keterlambatan pemenuhan aturan ini. Perusahaan mengaku masih dalam tahap persiapan internal. Proses penyesuaian jajaran pengurus harus melewati mekanisme rapat pemegang saham resmi.

“Belum terpenuhinya ketentuan jumlah Komisaris Independen tersebut disebabkan oleh perubahan komposisi Dewan Komisaris yang terjadi dalam periode berjalan, sementara proses penyesuaian komposisi Dewan Komisaris melalui mekanisme Rapat Umum Pemegang Saham masih dalam tahap persiapan dan pertimbangan internal Perseroan.” Fiolita dalam keterbukaan informasi, Senin (12/1/2026).

Direktur Utama TRIN, Ishak Chandra, menandatangani tanggapan tersebut pada Senin (12/1/2026). Perusahaan menargetkan pemenuhan komposisi ini dapat segera terealisasi. Manajemen berencana menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) terdekat untuk merombak susunan dewan.

TRIN menegaskan komitmen penuh terhadap aturan main di pasar modal Indonesia. TRIN memastikan akan terus memantau kepatuhan terhadap seluruh peraturan perundang-undangan. Evaluasi berkala atas komposisi dan independensi Dewan Komisaris menjadi prioritas manajemen saat ini.

“Perseroan berkomitmen untuk menerapkan Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance) secara konsisten dengan mengacu pada prinsip transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, independensi, dan kewajaran.” ungkap manajemen lebih lanjut.

Langkah ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab perusahaan kepada para pemegang saham dan investor. TRIN berharap penambahan Komisaris Independen nantinya dapat memperkuat fungsi pengawasan di dalam perusahaan. Seluruh dokumen tanggapan ini telah disampaikan secara elektronik kepada pihak Bursa Efek Indonesia.

 

- Advertisement -

Artikel Terkait

Emtek Kokohkan Posisi Pengendali di SCMA, Jumlah Pemegang Saham Naik di Akhir 2025

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) — PT Surya Citra Media Tbk (SCMA)...

Diungkit Sederet Saham Ini, IHSG Sesi I Naik 0,13% ke 8.947,963

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan saham...

Pengendali Jual 878,377 Juta Saham BCIC di Harga Atas, Kantongi Cuan Rp272,29 Miliar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Pemegang saham pengendali PT Bank JTrust Indonesia...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Populer 7 Hari

Berita Terbaru