Wall Street Berakhir Beragam! Nasdaq dan S&P 500 Terpuruk

STOCKWATCH.ID (NEWYORK) – Bursa saham Wall Street berakhir beragam pada penutupan perdagangan Kamis (25/7/2024) waktu setempat atau Jumat pagi (26/7/2024) WIB. S&P 500 dan Nasdaq Composite melanju...

Wall Street Berakhir Beragam! Nasdaq dan S&P 500 Terpuruk
Bacakan Artikel

“Selama pasar bullish, Anda akan melihat satu sektor memimpin, kemudian berhenti, terkoreksi, dan memberikan estafet ke sektor lain,” jelasnya. “Anggap saja seperti lomba estafet yang bergantian ke sektor lain.”

Investor juga mencermati laporan GDP kuartal kedua yang menunjukkan pertumbuhan ekonomi sebesar 2,8%. Angka ini jauh lebih tinggi dari yang diharapkan. Ekonom yang disurvei oleh Dow Jones hanya memprediksi pertumbuhan sebesar 2,1%.

Wall Street sebelumnya mengalami sesi yang buruk, di mana S&P 500 dan Nasdaq mencatat penurunan satu hari terbesar dalam lebih dari setahun. Penurunan tersebut dipicu oleh laporan laba teknologi yang mengecewakan.

Penurunan ini dipandang sebagai koreksi yang telah lama ditunggu-tunggu di pasar yang dinilai berlebihan. Rotasi terjadi dari saham teknologi berkapitalisasi besar menuju saham berkapitalisasi kecil dan sektor-sektor siklikal lainnya.

Saham Ford Motor anjlok 18,4%, mencatat hari terburuk sejak tahun 2008 setelah laporan laba kuartal kedua jauh di bawah ekspektasi analis. Sebaliknya, saham ServiceNow melonjak 13% berkat laporan laba yang lebih baik dari perkiraan, mencatat hari terbaik sejak 2019. Saham Edwards Lifesciences terjun 31%, hari terburuk sejak tahun 2000, setelah memangkas proyeksi untuk penggantian katup aorta transkateter.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2