Wall Street Ditutup Beragam, S&P 500 Sempat Sentuh Rekor Baru
STOCKWATCH.ID (NEWYORK) – Wall Street berakhir beragam pada penutupan perdagangan Kamis (20/6/2024) waktu setempat atau Jumat pagi (21/6/2024) WIB. Indeks S&P 500 sempat melewati angka 5.500 untuk...
Saham-saham tampaknya menuju pekan yang menguntungkan, dengan S&P 500 dan Nasdaq mencatat rekor baru. Pasar saham ditutup pada Rabu untuk liburan Juneteenth.
Kegembiraan seputar AI terus mendorong pasar lebih tinggi dalam beberapa pekan terakhir. Namun, beberapa pihak di Wall Street khawatir tentang kurangnya keberagaman pasar di luar perusahaan teknologi besar yang bisa memperburuk kondisi pasar.
Data ekonomi terbaru menunjukkan tanda-tanda pelemahan ekonomi. Data tersebut mencakup klaim pengangguran mingguan yang lebih tinggi dari perkiraan serta rendahnya angka pembangunan dan izin perumahan. Indeks Manufaktur Philadelphia Fed juga turun di bawah perkiraan.
"Pasar masih dalam kondisi yang baik, tetapi ada tanda-tanda peringatan yang harus diperhatikan," kata Kotler. "Kita harus melihat bagaimana data ekonomi dan kinerja perusahaan besar mempengaruhi pergerakan pasar dalam beberapa pekan ke depan."
- 1
- 2
- BEI Beberkan Pipeline Terbaru!
- AHAP Gelar Rights Issue 3,5 Miliar Saham, Asuransi Central Asia Serap 62,58%
- JakOne Mobile Berjaya, Bank Jakarta Sabet Penghargaan Digital Excellence Awards...
- Penjualan ICBP Capai Rp41,86 Triliun, Kenapa Laba Bersih Justru Susut 33% di Sem...
- Penjualan Indofood Tembus Rp65,53 Triliun, Tapi Laba Bersih Turun Gara-Gara Ini
- Wall Street Bangkit, Lonjakan Saham Microsoft Akhiri Tren Negatif Nasdaq
- Shell Cetak Laba USD 9,8 Miliar, Bursa Saham Eropa Melaju di Tengah Konflik AS-I...
- Mayoritas Bursa Asia Terkoreksi, Nikkei Menguat, Kospi Turun Lebih dari 1%
- JakOne Mobile Berjaya, Bank Jakarta Sabet Penghargaan Digital Excellence Awards...
- Penjualan ICBP Capai Rp41,86 Triliun, Kenapa Laba Bersih Justru Susut 33% di Sem...