Wall Street Menguat, Saham Semikonduktor Melonjak di Tengah Ketegangan AS-Iran

STOCKWATCH.ID (NEW YORK) โ€“ Bursa saham Amerika Serikat atau Wall Street ditutup menguat pada akhir perdagangan Kamis sore (9/7/2026) waktu setempat atau Jumat pagi (10/7/2026) WIB. Tiga indeks utama m...

Wall Street Menguat, Saham Semikonduktor Melonjak di Tengah Ketegangan AS-Iran
Bacakan Artikel

STOCKWATCH.ID (NEW YORK) โ€“ Bursa saham Amerika Serikat atau Wall Street ditutup menguat pada akhir perdagangan Kamis sore (9/7/2026) waktu setempat atau Jumat pagi (10/7/2026) WIB. Tiga indeks utama mencoba pulih dari tekanan akibat ketegangan baru antara Amerika Serikat dan Iran. Penguatan didorong oleh lonjakan saham semikonduktor dan penurunan harga minyak mentah.

Mengutip CNBC, indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) di Bursa Efek New York bertambah 139,02 poin atau 0,27% ke level 52.487,41. Indeks S&P 500 (SPX) juga naik 0,81% dan berakhir di posisi 7.543,64. Sementara itu, indeks komposit Nasdaq (IXIC) menguat 1,30% menjadi 26.206,89.

Kenaikan Nasdaq dipacu oleh performa gemilang sektor semikonduktor. Indeks VanEck Semiconductor ETF (SMH) naik 2,5%. Saham Micron Technology melonjak 4,5% dan Sandisk meroket 7,6%. Penurunan harga minyak dunia ikut memberikan angin segar bagi pasar saham.

Sentimen pasar dipengaruhi aksi militer Amerika Serikat terhadap Iran untuk hari kedua berturut-turut. Komando Pusat AS melaporkan serangan ini menyusul gangguan Iran terhadap kapal komersial di sekitar Selat Hormuz. Jalur perdagangan penting tersebut sempat melambat akibat konflik.

Kekhawatiran pasar sedikit mereda setelah Presiden Donald Trump menyebut pihak Iran ingin melakukan kesepakatan. Harga minyak dunia turun dipicu kabar keterlibatan mediator dari Qatar dan Pakistan. Kedua negara berupaya membawa AS dan Iran ke meja perundingan.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2