Wall Street Rontok! Dow Anjlok 878 Poin Usai Trump Ancam Tarif Baru untuk China
STOCKWATCH.ID (NEWYORK) – Wall Street merosot tajam pada perdagangan Jumat (10/10/2025) waktu setempat atau Sabtu pagi (11/10/2025) WIB. Presiden Donald Trump mengancam akan menaikkan tarif impor terh...
STOCKWATCH.ID (NEWYORK) – Wall Street merosot tajam pada perdagangan Jumat (10/10/2025) waktu setempat atau Sabtu pagi (11/10/2025) WIB. Presiden Donald Trump mengancam akan menaikkan tarif impor terhadap China. Aksi jual besar-besaran membuat tiga indeks utama di Wall Street berakhir di zona merah.
Mengutip CNBC International, indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) di Bursa Efek New York ditutup anjlok 878,82 poin atau turun 1,9% menjadi 45.479,6. Indeks S&P 500 (SPX) jatuh 182,6 poin atau 2,71% mencapai 6.552,51. Penurunan S&P 500 ini menjadi yang terbesar sejak 10 April lalu. Sementara itu, indeks komposit Nasdaq (IXIC) yang didominasi saham teknologi, merosot 820,2 poin atau 3,56% ke posisi 22.204,43.
Sebelum komentar Trump muncul, saham-saham sempat menguat dan bahkan Nasdaq mencetak rekor tertinggi intraday. Namun, optimisme itu langsung sirna ketika Trump menuding China bersikap “sangat bermusuhan” karena membatasi ekspor logam tanah jarang, bahan penting bagi industri teknologi dan pertahanan.
“Saya seharusnya bertemu Presiden Xi dalam dua minggu di APEC di Korea Selatan, tapi sekarang sepertinya tidak ada alasan untuk melakukannya,” tulis Trump di platform Truth Social. “Salah satu kebijakan yang sedang kami pertimbangkan saat ini adalah peningkatan besar tarif atas produk-produk China yang masuk ke Amerika Serikat.”
Trump juga menuduh China menahan dunia “sebagai sandera” melalui kendali atas pasokan logam tanah jarang. Awal pekan ini, China memperketat aturan ekspor dengan mewajibkan perusahaan asing mendapatkan izin dari Beijing jika produk mereka mengandung logam tanah jarang senilai 0,1% atau lebih dari total nilai barang.
- EBITDA BUMA International Group Naik 8% di Semester I-2026, Rugi Bersih Menyusut...
- Ekspansi Pasar Kopi RTD Nabati, OATSIDE Rilis Varian Espresso Roast dan Kemasan...
- Rabundo Tembus Pasar Nasional, BRI Dukung UMKM Bumbu Rendang Asli Minang Naik Ke...
- Transformasi Danantara Berbuah Manis, Pendapatan Telkom (TLKM) Capai Rp75,9 Tril...
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- Wall Street Menghijau di Akhir Juli, Saham Amazon Terbang 15%
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- EBITDA BUMA International Group Naik 8% di Semester I-2026, Rugi Bersih Menyusut...
- Ekspansi Pasar Kopi RTD Nabati, OATSIDE Rilis Varian Espresso Roast dan Kemasan...