Wijaya Karya Gedung Bagi Dividen Tunai Rp6,79 Miliar pada 20 Juni 2025
STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE) akan membagikan dividen tunai untuk tahun buku 2024 sebesar Rp6,79 miliar (Rp0,71 per saham). Jumlah dividen ini mencapai 10% dari...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE) akan membagikan dividen tunai untuk tahun buku 2024 sebesar Rp6,79 miliar (Rp0,71 per saham). Jumlah dividen ini mencapai 10% dari laba bersih WEGE tahun 2024 sebesar Rp67,88 miliar.
Direksi WEGE dalam pengumuman hasil RUPS, yang disampaikan Senin, (26/5/2025) menjelaskan, rencana pembagian dividen ini telah diputuskan dalam rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) WEGE pada tanggal 21 Mei 2025.
Penerima dividen adalah pemegang saham Perseroan yang namanya terdaftar dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) WEGE per 4 Juni 2025. Cum dan Ex dividen WEGE di pasar reguler dan pasar negosiasi BEI ditetapkan pada 2 dan 3 Juni 2025, sedangkan di pasar tunai pada 4 dan 5 Juni 2025. Adapun pembayaran dividen kepada pemegang saham pada 20 Juni 2025.
WEGE berhasil mencatatkan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp67,88 miliar, tumbuh sekitar 45,36% jika dibandingkan Rp46,70 miliar pada tahun 2023. Pendapatan bersih Perseroan mencapai Rp3,67 triliun pada 2024, turun 5,12% dari Rp3,97 triliun pada tahun 2023. (konrad)
- Laba Bersih AVIA Tembus Rp938 Miliar, Naik 20,7% pada Semester I 2026
- Tunggal Jaya Investama Borong 1,6 Juta Saham IMPC di Atas Harga Pasar
- Mayoritas Bursa Saham Asia Parkir di Zona Merah, Nikkei Anjlok 2,5%
- IHSG Ditutup Naik 0,75% ke Level 6.449,830, Saham BYAN Melejit 19,97%
- Suspensi Dibuka, Saham BAJA Kembali Diperdagangkan 19 Agustus 2026
- Tunggal Jaya Investama Borong 1,6 Juta Saham IMPC di Atas Harga Pasar
- IHSG Ditutup Naik 0,75% ke Level 6.449,830, Saham BYAN Melejit 19,97%
- Suspensi Dibuka, Saham BAJA Kembali Diperdagangkan 19 Agustus 2026
- Laba Bersih AVIA Tembus Rp938 Miliar, Naik 20,7% pada Semester I 2026
- Mayoritas Bursa Saham Asia Parkir di Zona Merah, Nikkei Anjlok 2,5%
- Harga Emas Dunia Kembali Melambung, Ini Faktor Makro Pemicunya
- Trump Ancam Bom Oman dan Selat Hormuz Lumpuh, Bursa Saham Eropa Kompak Memerah
- Laba Bersih Emiten Migas Grup Bakrie (ENRG) Melesat 27% Jadi USD45,23 Juta di Se...
- Perjanjian Damai AS-Iran Berakhir, Harga Minyak Dunia Melonjak
- Tensi Timur Tengah Memanas, Indeks Dow Jones Terkoreksi 270 Poin