WIKA Pertahankan Peringkat idB dari PEFINDO, Seluruh Obligasi dan Sukuk Berstatus Credit Watch Negative
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) kembali mempertahankan peringkat utang idB dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO). Sementara itu, sukuk Perseroan tetap memperoleh...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) kembali mempertahankan peringkat utang idB dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO). Sementara itu, sukuk Perseroan tetap memperoleh peringkat idB(sy) dengan outlook Credit Watch Negative.
Penegasan peringkat tersebut berlaku untuk periode 7 Juli 2026 hingga 7 Oktober 2026. Hasil pemeringkatan itu diterima WIKA pada 9 Juli 2026 dan dipublikasikan pada hari yang sama.
Manajemen WIKA menyampaikan, Pefondo menegaskan kembali peringkat idB untuk PT Wijaya Karya (Persero) Tbk beserta Obligasi Berkelanjutan I, II, dan III. Selain itu, Pefindo juga mempertahankan peringkat idB(sy) untuk Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I, II, dan III dengan outlook Credit Watch Negative.
Corporate Secretary WIKA, Ngatemin, menyatakan, Pefindo selaku Lembaga Pemeringkat telah menegaskan kembali hasil pemeringkatan yaitu peringkat idB pada PT Wijaya Karya (Persero) Tbk dan Obligasi Berkelanjutan I, II, III, serta peringkat idB(sy) pada Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I, II, III, dengan outlook Credit Watch Negative, untuk periode 7 Juli 2026 sampai dengan 7 Oktober 2026.
Pemeringkatan tersebut mencakup seluruh seri obligasi dan sukuk berkelanjutan yang masih beredar. โPeringkat-peringkat tersebut tidak berubah dari peringkat sebelumnya,โ tulis Ngatemin dalam keterbukaan informasi ke BEI, dikutip Sabtu (11/7/2026).
- Saham Teknologi Pimpin Kenaikan Bursa Asia, Indeks Kospi dan Nikkei Menghijau
- Prabowo Targetkan Bangun 100 GW PLTS, Hemat Biaya Listrik Rp73,9 Triliun per Tah...
- Tingkatkan Kualitas SDM, BNI Perkuat Tata Kelola Lewat LSP dan Sertifikasi ISO
- Direktur WINS Sugiman Layanto Borong 5,99 Juta Saham, Ini Tujuannya
- Sinergi dengan Danantara, Telkom Bidik Pertumbuhan Bisnis Enterprise hingga 30%
- Direktur WINS Sugiman Layanto Borong 5,99 Juta Saham, Ini Tujuannya
- Sinergi dengan Danantara, Telkom Bidik Pertumbuhan Bisnis Enterprise hingga 30%
- Samuel Sekuritas Tambah Saham BKSL Lewat Repo Senilai Rp63,42 Miliar
- Saham Teknologi Pimpin Kenaikan Bursa Asia, Indeks Kospi dan Nikkei Menghijau
- Prabowo Targetkan Bangun 100 GW PLTS, Hemat Biaya Listrik Rp73,9 Triliun per Tah...