Rabu, Januari 21, 2026
28.6 C
Jakarta

WSBP Raih Kontrak Suplai Produk untuk Proyek LRT Jakarta Fase 1B Senilai Rp 182,14 Miliar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) — PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) meraih kontrak suplai produk untuk Proyek Strategis Nasional yaitu Proyek LRT Jakarta Fase 1B Rute Velodrome – Manggarai. Hal itu disampaikan oleh Fandy Dewanto, Vice President of Corporate Secretary WSBP, dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat (16/2/2024).

Menurut Fandy, kontrak ini menandai kepercayaan pihak kontraktor terhadap kemampuan WSBP dalam menyediakan produk berkualitas untuk proyek infrastruktur yang strategis. “Kami meraih kontrak sebesar Rp 182,14 miliar ini dari Waskita – Nindya – LRS KSO sebagai kontraktor proyek ini,”ungkap Fandy. Pada proyek ini, WSBP akan menyuplai Girder dan beton cair/Readymix untuk pondasi LRT Jakarta.

Dalam proyek ini, WSBP menyuplai produk Girder yang akan dipasok dari Plant Karawang, Plant Subang, dan Plant Bojonegara. Sedangkan untuk produk Readymix yang akan disuplai antara lain tipe Beton Fc’ 35 Mpa Slump 18 +/- 2 dan beton Fc’ 35 Mpa Slump 12 +/- 2 dengan volume 65.000 m3 yang diproduksi dan dikirimkan dari Batching Plant LRT Velodrome yang berjarak sekitar 5 km dari lokasi proyek.

“Saat ini kami tengah mempersiapkan untuk memulai proses produksi untuk Precast dan Readymix tersebut,” kata Fandy. Produk-produk ini akan dikirimkan secara bertahap ke lokasi proyek, dengan target penyelesaian pada tahun 2025.

WSBP menekankan kualitas produk dan pengiriman tepat waktu sebagai prioritas utama dalam mendukung penyelesaian proyek ini. Fandy menambahkan, “Kami juga selalu menerapkan Tata Kelola Perusahaan yang Baik dan Tata Kelola Manajemen Risiko dalam setiap kegiatan operasional yang dilaksanakan.”

Proyek Pembangunan LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai merupakan lanjutan dari LRT Jakarta Fase 1A rute Kelapa Gading – Velodrome yang sudah beroperasi sejak tahun 2019 lalu. LRT Fase 1B akan memiliki jarak tempuh 6,4 km dengan 5 stasiun yaitu Stasiun Pemuda Rawamangun, Stasiun Pramuka BPKP, Stasiun Pasar Pramuka, Stasiun  Matraman dan Stasiun Manggarai.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Puluhan Ribu Ton Batubara Tak Bertuan di Kutai Kartanegara Diamankan Kementerian ESDM

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Direktorat Jenderal Penegakan Hukum (Ditjen Gakkum)...

Ahmad Yani Resmi Jadi Direktur Utama PGEO, Targetkan Kapasitas 1 GW dalam 3 Tahun

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) — PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO)...

PT Vale (INCO) Beberkan RKAB 2026 dan Progres Proyek Strategis di Hadapan Komisi XII DPR

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) — PT Vale Indonesia Tbk (INCO) menghadiri...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Populer 7 Hari

Berita Terbaru