back to top

9 Perusahaan Antre IPO di BEI, Mayoritas Beraset Jumbo

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan kabar terbaru terkait rencana pencatatan saham perdana atau Initial Public Offering (IPO). Hingga 19 Desember 2025, terdapat 9 perusahaan yang masuk dalam daftar antrean atau pipeline pencatatan saham. Dari jumlah tersebut, sektor Financials mendominasi dengan persentase mencapai 33,3%.

Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna merinci komposisi sektor lainnya dalam keterangan resminya, ditulis Sabtu (20/12/2025). Sektor Basic Materials menyusul di posisi kedua dengan porsi 22,2%. Sementara itu, sektor Energy, Industrials, Technology, serta Transportation & Logistic masing-masing memiliki persentase yang sama yaitu 11,1%.

Secara jumlah, sektor Financials menyumbang 3 calon emiten dalam antrean ini. Sektor Basic Materials diwakili oleh 2 perusahaan. Sisanya, sektor Energy, Industrials, Technology, dan Transportation & Logistic masing-masing terdapat 1 perusahaan. Sektor lain seperti Consumer Cyclicals dan Healthcare tercatat kosong.

Nyoman turut membeberkan klasifikasi aset perusahaan yang berada dalam pipeline tersebut. Hal ini merujuk pada Peraturan OJK Nomor 53/POJK.04/2017. Mayoritas antrean diisi oleh perusahaan aset skala besar dengan nilai aset di atas Rp 250 miliar, yakni sebanyak 6 perusahaan.

Sisanya terbagi ke dalam skala aset yang lebih kecil. Terdapat 2 perusahaan masuk kategori aset skala kecil dengan nilai di bawah Rp 50 miliar. Selain itu, ada 1 perusahaan aset skala menengah dengan kisaran aset antara Rp 50 miliar sampai dengan Rp 250 miliar.

BEI mencatat sampai dengan 19 Desember 2025, sudah ada 26 perusahaan yang resmi melantai di bursa. Total dana yang berhasil dihimpun dari aksi korporasi ini mencapai Rp 18,11 triliun.

- Advertisement -

Artikel Terkait

BEI Tetap Pede Kejar 50 IPO 2026 Meski Free Float Naik Jadi 15%, Kantongi Dua Calon Emiten Jumbo

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) tetap pede...

Free Float 15% Berlaku Bertahap, OJK–BEI Bahas Dampak ke Calon Emiten di Pipeline IPO

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bursa...

Barito Renewables (BREN) Mulai Buyback Saham di BEI, Siapkan Dana Rp2 Triliun

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Mulai hari ini, Rabu 04 Februari 2026,...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru