Suspensi Dicabut, Dua Saham Ini Bisa Diperdagangkan Lagi Mulai Besok

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencabut penghentian sementara (suspensi) perdagangan dua saham emiten. Langkah ini diambil setelah otoritas bursa melakukan penilaian mendalam.

Investor bisa kembali mentransaksikan kedua saham tersebut mulai perdagangan sesi I besok.

Menurut Pande Made Kusuma Ari A., Kepala Divisi Pengaturan & Operasional Perdagangan BEI, pencabutan suspensi ini berlaku di Pasar Reguler maupun Pasar Tunai. Sebelumnya, otoritas bursa sempat menghentikan aktivitas perdagangan kedua emiten tersebut dalam kurun waktu tertentu.

“Suspensi atas perdagangan saham dibuka kembali mulai sesi I tanggal 5 Februari 2026,” ujar Pande dalam keterbukaan informasi, dikutip Rabu (4/2/2026).

Kedua saham yang kembali melantai tersebut adalah PT Satu Visi Putra Tbk (VISI) dan PT Tirta Mahakam Resources Tbk (TIRT). BEI memandang perdagangan saham keduanya sudah dapat dilakukan kembali secara normal.

Sebelumnya, saham VISI dan TIRT terkena suspensi sejak sesi I tanggal 23 Januari 2026. Langkah tersebut diambil akibat terjadinya peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada kedua saham tersebut.

Harga Saham

Sebelum terkena suspensi pada Kamis, 22 Januari 2026, saham VISI ditutup melonjak 24,46% atau naik Rp113 ke level Rp575. Harga saham ini sempat berada di posisi terendah Rp466 dan tertinggi Rp575. Volume transaksi harian mencapai 7.067.000 saham dengan kapitalisasi pasar sekitar Rp1,77 triliun.

Sementara itu, saham TIRT menutup perdagangan terakhirnya dengan kenaikan 9,91%. Saham ini bertambah Rp42 menjadi Rp466 dari posisi sebelumnya Rp424. Volume perdagangan TIRT tercatat sebanyak 1.700.100 saham. Saat ini, kapitalisasi pasar emiten tersebut mencapai Rp471,49 miliar.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Prajogo Pangestu Jual 41,08 Juta Saham CUAN Rp48,69 Miliar, Free Float Bertambah

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Pemegang saham pengendali PT Petrindo Jaya...

Free Float AirAsia (CMPP) Masih 7,58%, Anthony Fernandes dan Sosok Ini jadi Pemilik Manfaat Akhir

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT AirAsia Indonesia Tbk (CMPP) melaporkan...

BEI Ungkap Kepemilikan Saham WBSA Sangat Terkonsentrasi Tinggi, 95,82% Dikuasai Segelintir Investor

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan bahwa...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru